RADAR MALANG-Persiapan matang dilakukan Cabor Akuatik Kota Malang sebelum mengikuti Kejuaraan Jatim Open 2026. Dalam ajang tersebut, mereka berencana menurunkan atlet punya jam terbang. Strategi itu merupakan salah satu cara untuk memperoleh banyak medali di ajang tersebut.
Sekretaris Akuatik Kota Malang Dwi Ariestyawati mengungkapkan, para pengurus akan melakukan seleksi untuk menentukan atlet yang akan tampil di kejuaraan tersebut. Mereka akan memilih sosok yang telah berprestasi di ajang regional dan lokal. Mulai dari yang meraih medali saat Kejurprov Jatim 2026, Kejuaraan Renang Kostrad, Kejuaraan Renang Danlanud, dan Kejuaraan PKO Cup 2026.
”Dari hasil kejuaraan tersebut, masing-masing pelatih renang dari tiap perkumpulan (klub) akan mengambil atlet mana saja yang layak untuk ikut,” ujar dia. Karena itu, cabor belum memastikan berapa jumlah atlet yang akan bertanding. Namun, dia memperkirakan ada lebih 90 atlet dari perkumpulan renang di bawah naungan Akuatik Kota Malang.
Selain sebagai ajang untuk menorehkan prestasi, Jatim Open 2026 juga dimanfaatkan untuk melihat perkembangan atlet. Dari situ, para pelatih dapat melihat mana saja atlet yang punya peluang untuk tampil di kejuaraan selanjutnya. Lalu, mana atlet yang perlu waktu untuk tampil di level lebih tinggi.
Dwi memastikan Kota Malang punya banyak waktu untuk memaksimalkan persiapan. ”Ajang tersebut akan dihelat pada 2-4 Oktober mendatang di Pasuruan,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo