Duel antara kedua klub tersebut tentu digadang akan menjadi pertandingan yang menantang mengingat kedua klub merupakan derby Jawa Timur. Meski diprediksi menjadi duel menarik, rivalitas antara suporter kedua tim tersebut merupakan fakta yang tak dapat dipungkiri.
Untuk mengantisipasi risiko terjadinya kericuhan dan keadaan yang tidak diinginkan, Pihak Panitia Pelaksana Arema FC tidak mengizinkan suporter Persik Kediri untuk datang dan menonton pertandingan di Stadion Kanjuruhan.
Baca Juga: Asah Penyelesaian Akhir Sebelum Lawan Persik, Tim Pelatih Evaluasi Performa Lawan PSM
"Imbauan resmi dikeluarkan Panpel agar suporter tamu tidak dulu hadir dalam away pekan ke-3 Super League 2026/2027 tersebut," ungkap Ketua Panitia Pelaksana, Bram Hady Sulton pada Selasa (15/9).
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa panpel menghargai kebijakan regulator mengenai kehadiran suporter. Namun ia juga menerangkan bahwa larangan mengenai kedatangan suporter Persik diimpletasikan berdasarkan kondisi lapangan.
Baca Juga: Arema FC Tunjukkan Produktivitas Gol, Sukses Tembak 7 Gol dalam 2 Pekan Pertama
"Kami sangat menyambut baik arah kebijakan regulator yang mulai memperbolehkan suporter tamu untuk hadir. Namun, kita semua harus realistis bahwa implementasi di lapangan membutuhkan proses adaptasi dan pematangan yang matang dari semua lini," ungkap Bram.
Langkah penertiban tersebut tak hanya diterapkan dengan melarang persikmania untuk datang ke tribun. Pihak panitia pelaksana juga mengimbau Aremania dan Aremanita untuk menghargai regulasi dan menonton pertandingan secara tertib.
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari beberapa sumber