Barisan Penyerang Tim Macan Putih Dapat Perhatian Khusus Pelatih Arema FC

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 07:02 WIB
LANJUTKAN TREN APIK: Gelandang Arema FC Careca (kiri) bakal beradu determinasi dengan penggawa Persik Kediri Ernesto Gomez di laga nanti sore. (Grafis: Nur Rio/Radar Malang)
LANJUTKAN TREN APIK: Gelandang Arema FC Careca (kiri) bakal beradu determinasi dengan penggawa Persik Kediri Ernesto Gomez di laga nanti sore. (Grafis: Nur Rio/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Untuk urusan produktivitas gol, Arema FC jauh lebih unggul dibanding Persik Kediri. Dari dua laga awal, Singo Edan sudah membukukan tujuh gol. Sementara Tim Macan Putih-julukan Persik Kediri, baru mencatatkan dua gol. 

Meski unggul dalam hal menjebloskan bola ke gawang lawan, Arema FC pantang jemawa. Mereka tetap memberi perhatian khusus terhadap barisan penyerang Persik Kediri.

Salah satunya kepada Jose Enrique, penyerang Tim Macan Putih yang sukses mencetak dua gol ke gawang Garudayaksa FC, beberapa waktu lalu. 

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengakui bahwa Enrique merupakan pemain yang bagus. Itu karena dia sudah mencetak 13 gol dari total 33 laga yang dijalani musim lalu.

Keran gol penyerang asal Spanyol itu juga baru terbuka pada pertandingan sebelumnya. Itu mengindikasikan kalau pemain tersebut sedang on fire.

”Kami harus berhati-hati dan memberikan perhatian khusus kepada Enrique,” ujar juru taktik asal Brasil itu. Dia melihat pemain tersebut tidak hanya mengandalkan kecepatan untuk bisa menerobos pertahanan lawan.

Namun juga memiliki kemampuan menyelesaikan tembakan di depan gawang dengan sentuhan bola yang sedikit.

Meski belum pernah membobol gawang Singo Edan, kondisi tersebut justru menjadi kekhawatiran Marcos. Sebab itu bisa memotivasi Enrique untuk tampil lebih ngotot sepanjang 90 menit. Pemain tersebut juga berpeluang memutus statistik negatif tersebut lewat torehan gol.

Marcos juga memastikan bahwa skuadnya tidak hanya memberi perhatian khusus kepada satu pemain saja. Tim pelatih juga mewaspadai beberapa pemain Persik yang memiliki kecepatan dalam melancarkan serangan. Seperti winger Ernesto Gomez dan Eduardo Barbosa.

”Mereka (Persik) juga memiliki pelatih dari Spanyol, jadi mereka juga punya kemampuan yang baik dalam menjalankan skema possession ball,” imbuhnya.

Meski begitu, Marcos memastikan timnya sudah menjalani skema latihan bertahan dari berbagai strategi Persik. Tujuannya agar nanti mereka bisa tetap bertahan dengan solid dan membalikkan keadaan lewat permainan agresif. 

Dia percaya persiapan tersebut dapat membuat anak asuhnya mendominasi jalannya laga. Khususnya di lini tengah.

Marcos menilai, skema tersebut akan menjadi kunci Singo Edan dalam membongkar pertahanan Persik, sekaligus kembali meraih kemenangan di kandang untuk kedua kalinya. 

Di tempat terpisah, penjaga gawang Arema FC Adi Satryo mengaku kalau menghadapi penyerang yang berada dalam motivasi tinggi cukup riskan.

Sebab, mereka bisa saja mencetak gol dari berbagai skenario. Baik open play maupun set piece. ”Sebagai kiper saya harus berkomunikasi dengan lini belakang untuk melakukan man to man marking membatasi gerak pemain depan yang berbahaya,” pungkas pesepak bola berusia 24 tahun itu. (zan/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
BRI Super League Arema FC vs Persik Kediri Macan putih Singo Edan