MALANG, RADAR MALANG – Hanif Sjahbandi menjadi pemain lokal kelima yang didatangkan Arema FC musim ini. Kehadirannya, membuat pilihan pemain di sektor gelandang kian beragam. Singo Edan sudah memiliki tujuh penggawa yang menghuni sektor tersebut.
Sebelum kedatangan eks penggawa Persija Jakarta itu, Arema FC sudah memiliki Betinho Filho, Matheus Blade, Julian Guevara, Alfeandra Dewangga, Robi Darwis, Arkhan Fikri, dan pemain akademi Abyan Pratista. Dari daftar tersebut, empat di antaranya kerap bermain di posisi natural. Sementara sisanya lebih sering diturunkan di sektor lain.
Baca Juga: Eks Pemain Persija Hanif Sjahbandi Pulang ke Arema FC, Pengalaman dan Karakter Jadi Pertimbangan
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi tidak memungkiri, kedatangan Hanif membuat lini tengah tim semakin padat. Meski begitu, dirinya merasa amunisi anyar itu memiliki kelebihan sebagai pemain versatile. ”Sebagai pemain yang berpengalaman, dia pernah tampil di berbagai posisi (gelandang tengah dan stoper),” ungkap pria asal Bogor tersebut.
Menurutnya, kemampuan bermain di lebih dari satu posisi tersebut disukai Pelatih Kepala Marcos Santos. Julian, Betinho, dan Blade sempat diturunkan sebagai stoper. Sementara Dewangga dan Robi pernah mengisi posisi fullback.
Baca Juga: Hubungan Baik Memudahkan Arema FC Rekrut Pemain Persija, Andalkan 5 Eks Macan Kemayoran Musim Ini
Selain itu, pria yang akrab disapa Inal merasa tim membutuhkan figur senior. Keberadaan Hanif dinilai mampu menjaga stabilitas di ruang ganti Singo Edan. Terlebih, pemain asal Bandung itu sudah mengenal kultur Arema FC karena pernah bergabung pada musim 2017 sampai 2022 lalu. Dia juga pernah merasakan juara Piala Presiden bersama skuad Singo Edan selama berkarier di Malang. ”Kami melihat Hanif bisa beri kontribusi yang bagus untuk tim pada masa depan,” katanya.
Editor : Aditya Novrian