JAKARTA-RADAR MALANG- Penggawa Unggul FC Malang punya kesan yang mendalam terkait ajang Super Cup 2026. Meski bertitel turnamen pramusim, lolos ke partai pemungkas dilihat sebagai start yang positif sebelum kompetisi resmi. Apalagi dalam capaian itu, elemen tim juga mencatatkan sejumlah rekor baru.
Salah satunya, untuk pertama kali lolos ke babak final. Setelah promosi ke Pro Futsal League, capaian terbaik klub berlogo singa bermahkota itu berada peringkat ketiga. Sedangkan selama dua musim ikut Super Cup selalu gugur di babak pertama.
Pemain asing Andres Josue Teran mengatakan, elemen tim sudah menantikan momen tersebut sejak lama. Karena itu, terasa sangat spesial saat berhasil melaju ke laga pemungkas. Menurutnya, melawan Black Steel FC Papua, Pangsuma FC Kalbar, dan Bintang Timur Surabaya di Super Cup memberi banyak pelajaran untuk tim.
”Kami membuat history di turnamen ini. Selama empat tahun terakhir, Unggul FC terus berusaha, berlatih, dan kerja keras,” katanya. Menurut pemain bernomor punggung 10 itu, performa positif di Super Cup menjadi bekal untuk hadapi Pro Futsal League. Dari ajang itu, semangat tim kian terlecut untuk mencatatkan sejarah di kompetisi.
Teran melihat, Unggul FC mengalami banyak peningkatan. Bergabungnya sejumlah pemain anyar dia rasa menjadikan tim semakin kompetitif. Muhammad Nizar membuat pos bawah mistar kian tangguh, Caique Lemes Florentino, Franklin Douglas, Ardian Kaspari, Subhan Faidasa, Armia Zainul, dan lainnya menjadikan permainan tim semakin berwarna.
”Sekarang kami mempunyai komposisi tim dan pemain yang kian bagus,” kata pemain asal Venezuela itu. Sebelum berlaga di Super Cup 2026, Unggul FC melakukan persiapan selama enam minggu. Setelah itu, melakukan empat pertandingan uji coba.
Senada dengan Teran, Muhammad Nizar juga senang dengan capaian tim di Super Cup. Menurutnya, melangkah jauh ke final memberi tambahan motivasi sebelum PFL. ”Kami harus terus bersemangat untuk jadi lebih baik,” katanya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo