
KABUPATEN-RADAR MALANG. Grafik Arema FC dalam tiga laga awal kompetisi selama dua musim terakhir memang tak terlalu jomplang. Singo Edan masih mampu unbeaten seperti musim lalu. Tapi koleksi poin Arema FC mengalami penurunan dibanding tiga pekan pertama Super League 2025/2026.
Pada kompetisi musim 2025/2026, Arema FC mampu menang dua kali dan sekali meraih hasil imbang. Saat itu, Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan mampu mengoleksi tujuh poin. Hasil itu membuat mereka menempati peringkat tiga klasemen.
Sedangkan pada musim ini, anak asuh Marcos Santos mengoleksi lima poin. Hasil dari dua kali bermain imbang dan sekali menorehkan kemenangan. Hasil itu membuat Singo Edan menempati urutan ketujuh dan berpotensi digusur Persib Bandung saat menang lawan Persijap Jepara.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tak menampik situasi tersebut. Menurutnya, elemen tim punya pekerjaan rumah dalam mengoleksi poin maksimal. ”Ini jadi tantangan kami untuk terus meningkat (lebih baik). Tapi, kami mampu tak terkalahkan dalam tiga (laga beruntun),” kata pelatih asal Brasil itu.
Menurutnya, unbeaten menjadi modal yang penting pada awal musim. Hasil itu, membuat tim kian percaya diri menatap laga selanjutnya. Marcos menjabarkan, kompetisi merupakan sebuah perjalanan jarak jauh.
Karena itu, tidak boleh hanya terfokus kepada tiga pertandingan sudah dijalani. Arema FC akan fokus menghadapi pertandingan selanjutnya. Ke depan, masih mempunyai 32 pertandingan lagi.
”Kami tahu bagaimana arti kemenangan di tim ini. Khususnya saat bermain di kandang. Kami akan bekerja sangat keras untuk melakukan itu,” kata juru taktik berusia 46 tahun tersebut. Menurutnya, Singo Edan mendapat keuntungan jeda internasional. Selama waktu itu akan dimanfaatkan pemain untuk refreshing dan kembali latihan lagi.
Senada dengan Marcos, Gelandang Arema FC Arkhan Fikri mengatakan, tim perlu terus meningkat setelah tiga laga terakhir. Ada beberapa aspek yang harus dibenahi. Khusus dalam hal permainan menyerang. ”Kami harus lebih kompak dan berani bermain lebih agresif,” kata pemain bernomor punggung delapan itu.
Sementara itu, General Manajer Arema FC menjelaskan, skuad Singo Edan libur selama satu pekan saat jeda Internasional. Waktu itu diharapkan dimaksimalkan untuk rehat sejenak dari kulit bundar dan introspeksi diri. ”Kami harapkan setelah libur, semua pemain kembali dalam kondisi bugar dan fresh,” kata dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo