Pelatih Arema FC Berencana Perbaiki Tempo saat Tim Menyerang  

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 14:00 WIB
CARI SOLUSI: Gelandang Arema FC Gustavo Franca berusaha melewati penjaga gawang Persik Kediri dalam laga BRI Super League pekan lalu. (Darmono)
CARI SOLUSI: Gelandang Arema FC Gustavo Franca berusaha melewati penjaga gawang Persik Kediri dalam laga BRI Super League pekan lalu. (Darmono)

 KABUPATEN -RADAR MALANG- Hasil imbang saat melawan Persik Kediri meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan skuad Arema FC. Salah satu yang jadi perhatian tim, momentum serangan balik yang kerap gagal berbuah gol. Careca dan kawan-kawan diminta mengasah ketajaman sebelum laga bulan Oktober mendatang.

 Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan, kalau tempo serangan balik yang didapatkan timnya memang tidak secepat musim lalu. Salah satu penyebabnya, keberadaan penyerang false nine yang kerap turun ke tengah untuk menyambut bola. Meski mampu mengontrol lini tengah dengan baik, terdapat konsekuensi yang harus dibayar Singo Edan saat hendak menyerang dengan skema itu.

 ”Skema tersebut memang membuat transisi serangan balik kami menjadi lebih lambat dan membutuhkan waktu agar lini depan mendapatkan support,” ujar Marcos. Menurutnya, false nine merupakan salah satu strategi alternatif yang harus Singo Edan terapkan. Itu akibat, komposisi tim masih belum ideal sampai pekan ke-3 Super League.

 Mauro Zijlstra dan Samuel Otusanya dinilai masih belum dalam kondisi fit 100 persen. Lalu Gustavo Henrique tengah menjalani proses pemulihan.

 Juru taktik berusia 47 tahun itu menjabarkan, skema serangan yang diinginkan Arema FC tidak seperti tiga laga awal kompetisi. Dia dan tim pelatih Singo Edan, ingin Gustavo Franca cs bisa bermain lebih cepat dengan mengandalkan transisi melalui umpan panjang dan pendek. Dia merasa, skema tersebut bisa berjalan optimal saat Singo Edan bermain dengan ujung tombak murni.

 Karena itu, Marcos optimistis problem tempo permainan bisa segera teratasi. Dirinya akan memanfaatkan jeda internasional untuk mengidentifikasi berbagai aspek untuk meningkatkan efektivitas serangan. Agar nantinya Gabriel Silva dkk bisa lebih tajam dan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol.

 ”Ini masih pekan ketiga pertandingan dan kompetisi masih sangat panjang. Saya yakin tim ini bisa terus mematangkan tactical seiring berjalannya waktu,” Kata mantan nakhoda tim Nautico Clube Capibaribe tersebut. Dia merasa beruntung, ada jeda internasional panjang. Ada waktu selama tiga pekan.

 Di tempat terpisah, Gelandang Serang Arema FC Careca merasa timnya perlu mengasah detail kecil dalam melakukan serangan. Saat aspek itu diperbaiki, pemain asal Brasil itu percaya kreasi peluang tim bisa menjadi sebuah gol. ”Kalau skema tersebut bisa kami maksimalkan, saya yakin tim ini bisa meraih kemenangan di laga berikutnya,” imbuhnya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
PR Arema FC Arema FC Singo Edan