Rendra Masdrajad Terpilih Jadi Ketum Kodrat Kota Malang 2026-2030

Bayu Mulya Putra • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 18:02 WIB
AMANAH BARU: Rendra Masdrajad Safaat (kanan) menerima bendera komando Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Malang dari Ketua Umum Kodrat sebelumnya Purwono Tjokro Darsono, Jumat lalu (18/9). (Kodrat Kota Malang For Radar Malang)
AMANAH BARU: Rendra Masdrajad Safaat (kanan) menerima bendera komando Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Malang dari Ketua Umum Kodrat sebelumnya Purwono Tjokro Darsono, Jumat lalu (18/9). (Kodrat Kota Malang For Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Musyawarah Cabang (Muscab) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Malang digelar Jumat lalu (18/9) di KOPASS (Kopi Lepas Sedjenak), Jalan Jakarta Dalam, Kota Malang. Itu menjadi momentum pergantian kepengurusan setelah masa bakti 2022 -2026 berakhir.

Dalam Muscab tersebut, Rendra Masdrajad Safaat ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Cabang Kodrat Kota Malang untuk masa bakti 2026-2030. Pergantian kepemimpinan itu menjadi bagian dari proses organisasi untuk melanjutkan pembinaan Tarung Derajat di Kota Malang. 

Rendra akan memimpin kepengurusan baru bersama keluarga besar Kodrat Kota Malang dalam menjalankan agenda organisasi dan pembinaan atlet ke depan. Tarung Derajat sendiri merupakan seni bela diri asli Indonesia yang diciptakan oleh Guru Haji Achmad Dradjat atau yang dikenal dengan sebutan Aa Boxer. 

Dalam perkembangannya, Tarung Derajat tidak hanya menjadi seni bela diri, tetapi juga berkembang sebagai olahraga prestasi yang dibina melalui organisasi dan satuan latihan di berbagai daerah, termasuk Kota Malang. Di Kota Malang, Tarung Derajat mulai berkembang sejak dekade 1990-an. 

Dalam perjalanannya, pembinaan sempat mengalami kevakuman pada awal 2000-an sebelum kembali dikembangkan pada 2009 melalui sejumlah pelatih dan kader.

Sejak saat itu, pembinaan terus berkembang melalui berbagai satuan latihan, lingkungan kampus dan sekolah, serta keikutsertaan dalam berbagai kompetisi tingkat daerah. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses panjang Kodrat Kota Malang dalam membina atlet dan mengembangkan Tarung Derajat sebagai olahraga prestasi.

Dalam sambutannya, Rendra menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Dia mengakui tanggung jawab tersebut bukan hal ringan dan membutuhkan dukungan dari seluruh keluarga besar Kodrat. 

”Saya sebenarnya merasa tidak layak untuk menyandang amanah ini. Tetapi dengan dukungan bapak, ibu, Mas, Mbak, dan adik-adik semuanya, saya menjadi bersemangat dan optimistis untuk bisa memegang amanah berat ini,” ujar Rendra.

Dia mengatakan, kepengurusan baru tidak hanya dituntut menjaga keberadaan organisasi, namun juga memastikan Tarung Derajat terus berkembang dan memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda.

Menurut dia, olahraga dapat menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang sehat sekaligus memiliki karakter dan prestasi. 

Karena itu, pembinaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur di dalam dan di luar organisasi. ”Tarung Derajat ke depannya harus bisa eksis dan semakin berkembang. Kita ingin generasi muda bisa menjadi sehat, berakhlak mulia, dan berprestasi melalui Tarung Derajat,” kata dia.

Rendra juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan kepengurusan periode 2026–2030. ”Mari kita jadikan Tarung Derajat Kota Malang semakin solid, semakin berprestasi, dan semakin dikenal,” tambah dia.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Rendra berharap pembinaan Tarung Derajat di Kota Malang dapat berjalan secara konsisten dan semakin memberikan manfaat, terutama bagi generasi muda. Kepengurusan 2026-2030 juga diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat organisasi dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Kota Malang. (*/by)

 

Editor : Bayu Mulya Putra
Tarung Derajat Kota Malang rendra masdrajad safaat olahraga kota malang