RADAR MALANG-Meski belum berhasil membawa pulang trofi Super Cup 2026, ada banyak perkembangan positif yang dicatatkan Unggul FC Malang. Salah satunya, ketajaman lini serang mereka. Dalam tiga pertandingan di turnamen, penggawa klub berlogo singa bermahkota itu selalu berhasil membobol gawang lawan.
Total menciptakan tujuh gol sebelum menghadapi babak adu penalti. Gol yang diciptakan Unggul FC berasal dari sejumlah nama. Di antaranya, Armia Zainul, Achmad Vicky, Andrian Kaspari (dua gol), dan Andres Dwi Persada (tiga gol).
Statistik itu menunjukkan kalau Unggul FC Malang tak hanya bergantung dengan ketajaman pemain asing. Penggawa lokal menunjukkan kalau mereka juga mampu berkontribusi lewat gol dan assist. Situasi itu menguntungkan Pelatih Kepala Unggul FC Andre Brocanelo dalam menyusun starting five.
Andre Brocanelo tak menampik statistik tersebut bisa untuk bersaing hadapi Pro Futsal League (PFL) 2026/2027. Menurutnya, mengarungi kompetisi yang panjang perlu mempunyai banyak variasi strategi. Itu menyusul, laga setiap pekan di kompetisi kian kompetitif.
”Kami bangga dengan pencapaian (pemain) Unggul FC di turnamen pramusim ini. Hasil itu akan menjadi modal penting untuk mengarungi kompetisi,” kata juru taktik asal Spanyol itu. Menurutnya, dalam dunia futsal kemampuan mencetak gol krusial untuk tim. Itu karena, kemampuan membobol gawang lawan bisa semakin memperbesar peluang tim untuk menang. Dia mencontohkan saat melawan Bintang Timur Surabaya di final Super Cup, saat tidak ada tiga gol timnya akan pulang lebih cepat. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo