KABUPATEN -RADAR MALANG- Pertahanan Arema FC pada awal kompetisi musim ini belum bisa dibilang tunjukkan performa terbaik. Satu indikasinya, jumlah kebobolan tim dalam tiga laga awal BRI Super League 2026/2027 meningkat dibanding musim lalu. Tercatat, Singo Edan sudah kemasukan empat gol dalam dua pertandingan terakhir.
Sebelum kebobolan satu gol saat menghadapi Persik Kediri, gawang Singo Edan lebih dulu tiga kali kemasukan saat melawan PSM Makassar. Pada kompetisi musim lalu, gawang Arema FC selalu kebobolan dalam tiga laga (selengkapnya baca grafis).
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari jumlah kebobolan tersebut perlu segera diperbaiki. Dia menilai, pertahanan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga peluang tim meraih hasil maksimal. ”Pertahanan tim yang baik dapat membuat kami lebih leluasa untuk menyerang dan unggul dari lawan dalam hal mencetak gol,” ujarnya.
Menurut juru taktik asal Brasil tersebut, tim akan mengambil risiko yang lebih besar saat dalam kondisi kebobolan. Itu karena, saat menyerang untuk menciptakan gol harus mengorbankan lini bertahan. Saat serangan itu gagal, Arema FC berpeluang kembali mengalami kebobolan dan semakin sulit meraih kemenangan.
Selain itu, kebobolan juga berpotensi membuat tim sulit menang. Laga melawan PSM Makassar jadi contohnya. Saat itu, Arema FC unggul dengan margin dua gol.
Meski begitu, Marcos menilai empat gol yang bersarang ke gawang Adi Satryo musim ini tidak sepenuhnya disebabkan buruknya pertahanan tim. Kebobolan itu terjadi akibat hilangnya konsentrasi pemain.
Selain itu, Marcos merasa Singo Edan sejatinya punya modal yang bagus dalam menjalankan aspek bertahan. Dia mencontohkan, bagaimana solidnya pertahanan yang dijaga Walisson Maia cs saat melawan Isenmulang Kalteng FC berbuah clean sheet saat laga berakhir. ”Pekerjaan rumah kami adalah menjaga fokus dan meminimalisir kesalahan individu agar tim konsisten dalam bertahan sampai selesai pertandingan,” imbuhnya.
Di tempat terpisah, Center Back Arema FC Diego Landis mengungkapkan, strategi bertahan yang dimiliki Arema FC harus terus berubah setiap pekan. Perlu menyesuaikan lawan yang dihadapi. Itu karena, lawan tiap pekan memiliki karakteristik yang berbeda.
”Kami harus terus berkembang dan memperbaiki diri. Kalau kami mampu mengatasi hal itu, saya yakin tim ini akan sulit kebobolan,” jelasnya. Menurutnya, tim mempunyai skuad yang bagus untuk membuat pertahanan yang kuat musim ini. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo