Pemain Arema FC Tak Boleh Kembali Berlatih dengan Fisik Menurun  

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 14:30 WIB
FOKUS LATIHAN: Para pemain Arema FC berfoto bersama setelah menyelesaikan sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis, kemarin. (Foto: MO Arema FC)
FOKUS LATIHAN: Para pemain Arema FC berfoto bersama setelah menyelesaikan sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis, kemarin. (Foto: MO Arema FC)

 KABUPATEN –RADAR MALANG- Libur selama satu pekan rupanya tidak membuat penggawa Singo Edan bebas dari aktivitas menempa diri. Julian Guevara dan kawan-kawan diwajibkan untuk mengisi waktu dengan menjaga kondisi saat off latihan bersama. Mereka diharamkan untuk kembali latihan bersama tim dengan kondisi fisik yang menurun jauh.

 Samuel Otusanya dan kawan-kawan mendapatkan program latihan mandiri untuk menjaga kondisi fisik mereka tetap bagus. Dengan begitu, saat kembali berkumpul pekan depan, tim pelatih tidak perlu memberikan porsi latihan fisik terlalu banyak. Hanya tinggal fokus ke perbaikan tim sebelum hadapi laga selanjutnya.

 Pelatih Fisik Arema FC Carlos Airon menjabarkan, fisik perlu dijaga dengan baik. Itu menyusul, level fitness yang ideal untuk berlaga tak bisa diciptakan dalam satu malam. Selain itu saat ini bukan libur akhir musim, pemain masih punya banyak pertandingan di BRI Super League ke depan.

 ”Saat liburan kami tetap memberikan program agar setiap pemain bisa menjaga kondisinya,” ujarnya. Menurut Carlos, program latihan mandiri bervariasi. Menyesuaikan bagaimana kondisi pemain tim sebelum libur selama satu pekan.

 Untuk pemain yang level fitness bagus sebelum libur, mereka setidaknya harus melakukan aktivitas fisik meski hanya di level minimum setiap hari. Biasanya, latihan itu berfokus pada kekuatan otot dan kebugaran. Sedangkan pemain belum dalam kondisi fisik ideal harus berlatih lebih keras.

 Contohnya adalah Samuel Otusanya dan Gustavo Henrique. Otusanya perlu meningkat fisik karena baru bergabung tim. Sedangkan, Henrique perlu kerja keras karena baru pulih dari cedera.

 Carlos menilai, para pemain Arema FC menunjukkan kesadaran yang tinggi terhadap kondisi fisik. Bahkan banyak pemain tim yang menambah aktivitas fisik, meski sudah diberikan program latihan yang singkat. Situasi tersebut menunjukkan profesionalitas, sekaligus gambaran kalau elemen tim ingin memberikan terbaik untuk Arema FC. ”Dengan latihan mandiri, mereka bisa kembali dalam kondisi fisik yang ideal,” ujarnya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Pemain Arema FC Singo Edan