RADAR MALANG-Gol Gabriel Silva ke gawang PSM Makassar dalam laga pekan ke-2 BRI Super League punya arti mendalam. Torehan tersebut membuat penyerang asal Brasil itu mencetak gol pertama lebih cepat untuk Singo Edan dibanding musim lalu. Pada kompetisi 2025/2026, Gabi perlu melewati tiga laga untuk cetak gol pertama untuk tim.
Pada waktu itu, dia membantu Arema FC meraih kemenangan atas Persija Jakarta. Bagi pemain bernomor punggung 7 itu, pecah telur lebih cepat jadi penanda baik. Menunjukkan dirinya punya persiapan yang lebih baik.
”Musim ini kami (Arema FC) punya banyak hal untuk bisa tampil maksimal. Dari kondisi saya yang bagus serta rekan setim yang lebih kuat,” ujarnya. Menurutnya, dua aspek tersebut membuatnya lebih bisa bermain maksimal. Terlebih, chemistry dengan rekan setim sudah jauh lebih solid saat membangun serangan.
Selain itu, perubahan peran di lini depan juga mendorongnya untuk segera mencetak gol. Arema FC yang kerap bermain dengan false nine, mendorong winger harus selalu stand by di sisi lapangan untuk bersiap melancarkan counter attack. Apabila tim berhasil mendapatkan bola untuk melakukan transisi menyerang, peluangnya cetak gol semakin terbuka.
Meski gol pertamanya musim ini hadir lebih cepat, fokus utamanya adalah kemenangan tim. Menurutnya, bermain dengan mengandalkan kerja sama tim akan bagus untuk Arema FC. ”Saya rasa gol yang akan saya cetak (di laga berikutnya) akan segera datang, cepat atau lambat,” kata pemain berusia 29 tahun itu. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo