JAKARTA - Motivasi tinggi di usung Unggul FC Malang jelang pertandingan perdana Pro Futsal League (PFL) 2026 /2027, hari ini (26/9). Subhan Faidasa dan kawan-kawan mengusung misi balas dendam dalam pertandingan menghadapi Bintang Timur Surabaya (BTS) itu. Anak asuh Andre Brocanelo tak ingin hasil akhir di final Super Cup 2026 terulang.
Sebagai informasi, Anton Cahyo cs harus mengakui keunggulan BTS dalam partai pemungkas turnamen itu. Saat itu kalah dalam babak adu penalti, setelah laga babak normal dan perpanjangan waktu berakhir 3-3.
Baca Juga: 4 Penggawa Anyar Unggul FC Malang Butuh Waktu untuk On Fire
Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono memastikan, mentalitas anak asuh Andre Brocanelo tak menurun setelah final Super Cup 2026. Mereka malah termotivasi membuka kompetisi dengan tiga poin. ”Saya melihat anak-anak justru lebih bersemangat saat kembali berhadapan dengan BTS,” ungkap pria asal Malang tersebut.
Menurutnya, para pemain Unggul FC memiliki motivasi untuk membalas kekalahan di partai final Super Cup 2026. Mereka ingin menebus hasil minor saat itu dengan meraih kemenangan pada pekan perdana PFL Series Jakarta.
Menurutnya, motivasi yang di usung juga untuk memperbaiki hasil pertemuan lawan tim futsal asal Surabaya itu. Sebelumnya, selama pertemuan lawan BTS di PFL, Unggul FC belum pernah meraih kemenangan. Dia menilai, pertandingan nanti akan menjadi waktu yang ideal untuk menghentikan rekor negatif tersebut.
Baca Juga: Lupakan Hasil Super Cup, Unggul FC Fokus ke PFL, Berikut Lawan Mereka
Terkait dengan aspek tactical, Usa menilai timnya sudah punya banyak bekal untuk bisa menghentikan langkah BTS. Unggul FC siap meladeni intensitas permainan cepat BTS dan berusaha untuk cetak gol terlebih dahulu. Selain itu, bertahan dengan lebih rapat untuk mengantisipasi lawan.
”Kami juga sudah memperbaiki hal-hal detail di lapangan yang bisa mengubah keadaan,” imbuh nya. Apabila berhasil menaklukkan BTS, Usa melihat timnya punya modal penting menjalani musim reguler. Itu sebagai tanda, tim memiliki peluang untuk bersaing di empat besar.
Editor : Aditya N. Rian