Malang, Radar Malang – Manchester City tengah menjadi sorotan baru-baru ini. Sorotan tersebut mengarah pada dakwaan pelanggaran finansial yang membelit klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang dituduhkan oleh Otoritas Liga Inggris (Premier League).
Permasalahan tersebut menjadi topik hangat di jagat sepak bola. Pada konferensi pers menjelang pertandingan Timnas Inggris melawan Timnas Spanyol, Rodri mengutarakan pendapatnya tentang masalah yang sedang mendekap klub yang ia bela selama 7 tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Rodri secara terbuka menyampaikan dukungan dan pembelaannya terhadap Manchester City dalam permasalahan kali ini.
Baca Juga: Rodri Tolak Real Madrid demi Barcelona, Ini Alasan di Balik Keputusannya
Baca Juga: Drama Transfer! Real Madrid Mundur dari Perburuan Rodri, AC Milan Gagal Dapatkan Bintang La Liga
Ia sampai saat ini yakin bahwa Manchester City bersih dari segala tuduhan sampai ada bukti sah yang membuktikan mereka bersalah.
“Mereka selalu menyatakan keyakinan bahwa mereka tidak pernah melakukan kesalahan apa pun, dan kami mempercayai hal itu,”
“Sampai terbukti sebaliknya, kami akan tetap mempercayai klub. Mereka selalu menyampaikan keyakinan mereka akan ketidakbersalahan itu kepada kami.” Jelas Rodri, dilansir dari BBC.
Kepercayaan Rodri ini dilandaskan pada pengalaman tahun 2020 silam. Waktu itu, Manchester City tengah terjerat dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).
Dugaan tersebut berujung pada keputusan UEFA yang sempat memberikan sanksi terhadap Manchester City berupa larangan tampil selama dua tahun imbas dugaan tersebut.
Baca Juga: Enzo Fernandez Resmi ke Manchester City, Transfer £125 Juta Jadi yang Termahal Premier League
Baca Juga: Floyd Samba Cetak Brace di Debut Manchester City, Enzo Maresca Ubah Posisinya
Namun, pada akhirnya Manchester City urung menanggung hukuman tersebut karena Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) berhasil membatalkan hukuman yang UEFA kenakan.
Berkaca dari situ, Rodri menyampaikan pesannya kepada para pemain untuk tetap tenang dan tetap percaya pada sistem hukum yang berlaku.
“Kita punya contoh pada tahun 2020 bahwa prosesnya sama dan pada akhirnya tidak terjadi apa-apa,” jelasnya.
"Kami pernah menghadapi hal serupa; kami menjalani proses hukum yang serupa. Tuduhannya berbeda, tetapi prosesnya serupa,”
“Saat itu pun, pada putusan tingkat pertama kami dinyatakan bersalah, tetapi kami tetap percaya pada klub dan pada pembelaan diri yang dipertahankan klub, dan pada akhirnya kami dibebaskan.” Jelas Rodri.
Baca Juga: Enzo Maresca Bawa Kebiasaan Unik ke Manchester City, Latihan Diiringi Musik
Baca Juga: Floyd Samba Cetak Brace di Debut Manchester City, Enzo Maresca Ubah Posisinya
Editor : Aditya N. RianSumber : Diolah dari berbagai sumber