Adi Satryo Mencatatkan Jumlah Save Terbanyak

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 15:11 WIB
TAK BISA BERSANTAI: Kiper Arema FC Adi Satryo menangkap bola dalam sesi pemanasan sebelum menjalani pertandingan di BRI Super League musim 2026/2027.
TAK BISA BERSANTAI: Kiper Arema FC Adi Satryo menangkap bola dalam sesi pemanasan sebelum menjalani pertandingan di BRI Super League musim 2026/2027.

MALANG KOTA - Adi Satryo menjadi kiper paling sibuk selama tiga pertandingan BRI Super League 2026/2027. Mantan pemain PSIS Semarang tersebut mencatat penyelamatan terbanyak di antara penjaga gawang lain di kompetisi. Bapak satu anak tersebut menorehkan 16 kali penyelamatan dalam tiga laga.

Perinciannya, menorehkan tiga kali penyelamatan pada laga pekan pertama melawan Isenmulang Kalteng FC. Lalu menorehkan 10 save saat berhadapan dengan PSM Makassar. Lalu, mencatat tiga kali penyelamatan saat melawan Persik Kediri.

Adi berada di posisi satu daftar kiper dengan penyelamatan terbanyak disusul Kiper Persija Jakarta Nadeo Arga Winata di urutan kedua. Dia menorehkan 15 kali penyelamatan. Sedangkan urutan ketiga ditempati kiper Garudasyaksa FC Dominik Holec dengan 11 save.

Terkait catatan tersebut, kiper berusia 25 tahun itu merasa bersyukur. Tapi, dia memastikan tidak puas. Itu karena, sudah jadi tugasnya untuk selalu berusaha mengamankan gawang tim dari potensi kebobolan di setiap pertandingan.

Baca Juga: Mayoritas Eks AREMA FC Gabung Klub Baru

”Hasil tersebut tidak akan mengubah upaya tim ini. Kami para pemain barisan belakang akan terus kerja keras,” katanya. Menurutnya, pertandingan BRI Super League musim ini masih sangat panjang. Singo Edan harus terus berusaha mengumpulkan banyak poin untuk mencapai target tim di kompetisi musim ini.

Adi menjelaskan, catatan penyelamatan itu tidak hadir dengan sendiri. Statistik itu adalah buah dari kerja keras semua pemain. Artinya, selalu berusaha untuk saling support satu sama lain supaya tidak kebobolan.

Menurutnya, pertandingan melawan PSM Makassar memberi banyak pelajaran. Dalam laga pekan ke-2 itu, gawang Singo Edan kemasukan tiga gol. Satu evaluasi yang dilakukan Adalah dengan berusaha menggalang pertahanan lebih solid.

Baca Juga: Aremania Semakin Dewasa saat Beri Dukungan  

Terbukti pada laga melawan Persik Kediri, penggawa Singo Edan bisa mereduksi jumlah kemasukan. Dari tiga gol menjadi satu. ”Ada banyak perkembangan positif di lini belakang tim ini, kami lebih solid,” kata dia. (zan/gp)

Editor : Aditya Novrian
Mantan pemain PSIS Semarang BRI Super League Kiper adi satryo