JEMBER - Terik matahari yang mulai meninggi tak menyurutkan semangat para pemain yang berkumpul di Jember Mini Soccer, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Kamis (1/10).
Sebanyak 16 tim dari tiga kabupaten ambil bagian dalam opening Bahlil Mini Soccer Zona 10 Jember. Delapan tim berasal dari Jember, lima dari Bondowoso, dan tiga tim lainnya mewakili Lumajang.
Pertandingan dibuka secara simbolis melalui tendangan dari Anggota DPRD Jawa Timur Achmad Anis.
Pembukaan juga dihadiri Wakil Ketua Pratama DPD Partai Golkar Jatim Akhsanul Yaqin Rifat, Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Jatim Arif Fathoni, Ketua DPD Golkar Jember H. Karimullah Dahrujiadi, Ketua DPD Golkar Lumajang H. Suigsan, dan Ketua DPD Golkar Bondowoso Ady Kriesna.
Jajaran pengurus DPD Golkar Jember, Bondowoso, dan Lumajang juga ambil bagian. Sejumlah anggota DPRD dari tiga daerah juga ikut hadir menyaksikan jalannya pembukaan. Bahlil Mini Soccer tidak sekadar menjadi arena mencari tim terbaik.
Turnamen itu juga membawa pesan tentang sportivitas, kerja sama dan persatuan, sekaligus menjadi ruang pendidikan politik yang dikemas melalui kegiatan olahraga.
Wakil Ketua Pratama DPD Partai Golkar Jatim Akhsanul Yaqin Rifat meminta seluruh pemain menjaga semangat tersebut sepanjang pertandingan.
”Main bola yang baik, junjung sportivitas, jiwa kerja sama, jiwa persatuan dan tentu mengelola emosi itu penting dalam sepak bola,” ujar dia.
Menurut Yaqin, persaingan keras di lapangan merupakan bagian dari pertandingan. Namun, persoalan yang muncul selama permainan jangan sampai terbawa ke luar lapangan sehingga merusak hubungan antarpemain.
Karena itu, dia meminta setiap pertandingan tetap ditutup dengan sikap saling menghargai. ”Kalaupun ada sesuatu yang membuat pertandingan menjadi keras, harus diakhiri dengan salaman sehingga silaturahmi kita tetap terjaga,” kata dia.
Ia juga mengingatkan para pemain muda agar tidak takut panas dan berkeringat selama bertanding. Baginya, semangat tersebut menjadi gambaran bahwa prestasi membutuhkan proses, kerja keras dan kemauan untuk melewati tantangan.
Sementara itu, Kepala Disporabudpar Jember Regar Jeane Dealen Nangka mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang mempertemukan pemain dari tiga kabupaten tersebut.
Selain menjadi wadah kompetisi, event itu dinilai dapat membantu pembinaan bibit dan talenta muda di bidang olahraga.
”Walaupun panas, saya berharap tidak mengurangi semangat. Kami dari Pemkab Jember sangat mengapresiasi event ini dan semoga menjadi salah satu ajang pembinaan bibit-bibit atau talenta-talenta muda kita,” tuturnya.
Pertemuan tim dari Jember, Bondowoso, dan Lumajang juga menjadi kesempatan memperkuat hubungan antardaerah di kawasan Sekar Kijang.
Terlebih, pertandingan bertepatan dengan 1 Oktober yang merupakan Hari Kesaktian Pancasila. Sehingga semangat persatuan menjadi pesan yang turut dibawa dalam turnamen.
Bahlil Mini Soccer Zona 10 Jember merupakan bagian dari rangkaian turnamen di Jawa Timur. Dari zona itu akan diambil perwakilan terbaik yang akan melanjutkan perjuangan di regional Jatim. (kin)
Editor : Bayu Mulya Putra