KABUPATEN, RADAR MALANG – Arema FC mencatat statistik menarik dalam tiga laga awal BRI Super League 2026/2027. Singo Edan sudah sembilan kali terjebak offside dari tiga pertandingan. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di antara kontestan kompetisi sejauh ini.
Catatan sembilan offside itu juga dimiliki Java United FC. Sementara Isenmulang Kalteng FC mencatat tujuh kali, disusul Garudayaksa FC dengan enam kali dan Borneo FC Samarinda sebanyak lima kali.
Paling Banyak Terjadi Lawan PSM
Arema FC paling sering terjebak offside ketika menghadapi PSM Makassar. Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut, penggawa Singo Edan tercatat lima kali berada dalam posisi offside.
Jumlah itu berkurang ketika Arema FC menghadapi Persik Kediri. Tiga pemain Singo Edan tercatat berada dalam posisi offside pada laga yang juga berakhir imbang 1-1 tersebut.
Baca Juga: Pemain Arema FC Jadikan Momen 1 Oktober sebagai Refleksi
Sementara satu offside lainnya terjadi saat Arema FC menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada laga pembuka musim. Pertandingan itu berakhir dengan kemenangan telak Singo Edan 4-0.
Sudah Cetak Delapan Gol
Statistik tersebut menjadi salah satu catatan yang perlu diperhatikan Arema FC setelah menjalani tiga pertandingan. Sebab, di sisi lain, Singo Edan telah mencetak delapan gol dalam periode tersebut.
Arema FC membuka musim dengan kemenangan 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC. Setelah itu, mereka bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar dan Persik Kediri.
Baca Juga: Manajemen Arema FC Pastikan Perekrutan Hanif Sesuai Regulasi Bursa Transfer
Dari tiga pertandingan tersebut, Arema FC mengoleksi lima poin. Catatan offside yang cukup tinggi menunjukkan masih ada ruang bagi Singo Edan untuk memperbaiki timing pergerakan pemain ketika membangun serangan.
Editor : Aditya Novrian