Justin Hubner Ungkap Keluarganya Diteror Ancaman Pembunuhan Selama FIFA ASEAN Cup 2026

Ali Azhar D • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:47 WIB
TANGGUH: Bek Timnas Indonesia Justin Hubner dirumorkan bergabung dengan klub Eredivisie Fortuna Sittard.
TANGGUH: Bek Timnas Indonesia Justin Hubner dirumorkan bergabung dengan klub Eredivisie Fortuna Sittard.

 

JAKARTA – Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengungkap fakta mengejutkan di balik keberhasilan skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain berusia 23 tahun itu mengaku keluarganya menerima ancaman pembunuhan melalui media sosial sepanjang turnamen berlangsung, yang diduga dilontarkan oknum warganet asal Malaysia dan Vietnam.

Pengakuan tersebut disampaikan Justin seusai laga final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam atau Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. Pernyataan itu muncul di tengah euforia publik sepak bola nasional yang merayakan gelar juara Timnas Indonesia.

Baca Juga: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Dapat Hadiah Rp17,8 Miliar?

Menurut Justin, teror tersebut bermula dari ramainya perbincangan seputar Timnas Indonesia di media sosial selama turnamen. Komentar yang awalnya menyasar performa tim kemudian merembet ke ranah personal hingga menyasar keluarganya dalam bentuk pesan bernada intimidasi.

"Dan juga satu hal yang ingin saya katakan, setelah semua negara ini, Malaysia dan orang-orang Vietnam. Mereka terlalu banyak bicara di media sosial, mereka mengirimkan banyak ancaman pembunuhan kepada keluarga saya," ungkap Justin.

Alih-alih meruntuhkan mental bertanding, tekanan tersebut justru menjadi pelecut semangat bagi Justin dan rekan-rekannya. Ia memilih tidak membalas serangan itu di media sosial, melainkan menjawabnya lewat prestasi di atas lapangan hijau.

"Inilah yang bisa kami lakukan, menang dan menunjukkan kepada mereka siapa raja yang sesungguhnya," tegas Justin.

Justin juga meminta pihak-pihak yang selama ini melontarkan komentar negatif maupun ancaman agar menghentikan tindakan tersebut setelah Indonesia memastikan diri sebagai juara.

Baca Juga: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Dapat Hadiah Rp17,8 Miliar?

"Dan saya pikir kami menunjukkannya hari ini. Dan saya pikir negara-negara ini sekarang harus berhenti banyak bicara," pungkasnya.

Pengakuan Justin menjadi pengingat bahwa perundungan dan ancaman di media sosial terhadap atlet maupun keluarganya masih menjadi persoalan serius dalam sepak bola Asia Tenggara. Rivalitas antarsuporter yang semestinya berhenti di tribune kerap berubah menjadi serangan personal di ruang digital.

Sementara itu, perjuangan skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir manis. Pada laga final yang berlangsung dramatis di SUGBK, Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu usai. Penentuan juara pun harus dilanjutkan melalui adu penalti.

Baca Juga: Prabowo Berikan Bonus untuk Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN 2026

Dalam babak tos-tosan tersebut, para penendang Indonesia tampil lebih tenang dan menang dengan skor 4-2. Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia yang kerap tersandung saat berhadapan dengan Thailand di partai puncak.

Di tengah pesta juara tersebut, kisah Justin Hubner tentang ancaman yang menimpa keluarganya menjadi salah satu cerita yang ikut mewarnai keberhasilan Timnas Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Dari berbagai sumber
FIFA ASEAN Cup 2026 Ancaman Pembunuhan Justin Hubner