Panggung Legiun Asing Singo Edan dan The Guardians Adu Ketajaman  

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:00 WIB
Pemain asing anyar arema FC Careca melakukan tendangan penalti dalam laga BRI Super League pekan ke-3 melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan.
Pemain asing anyar arema FC Careca melakukan tendangan penalti dalam laga BRI Super League pekan ke-3 melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan.

 KABUPATEN -RADAR MALANG- Adu ketajaman pemain asing bakal mewarnai pertemuan Arema FC melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, hari ini (15.30). Kedua tim sama-sama punya pemain impor yang tajam. Dalam tiga laga terakhir jadi tumpuan klub untuk mencetak gol.

 Di kubu Singo Edan, ada lima pemain asing yang berkontribusi mencetak gol dalam tiga laga awal kompetisi. Careca menjadi yang terbanyak dengan torehan dua gol. Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC memiliki tiga legiun impor yang mencatatkan namanya di papan skor. Allano jadi top skor klub identik kuning itu dengan torehan dua gol.

 Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengungkapkan, pertandingan nanti akan menjadi kesempatan besar bagi anak asuhnya untuk menunjukkan performa terbaik. Itu karena, banyak pemain depan tim yang dalam kondisi kebugaran yang bagus. ”Semua pemain kami sudah dalam keadaan siap tampil di pertandingan nanti, harapannya bisa menunjukkan ketajaman seperti laga sebelumnya,” ungkap juru taktik berusia 47 tahun itu.

 Menurutnya, Singo Edan punya keuntungan dengan punya banyak opsi pemain bisa mencetak gol. Salah satunya, memiliki beragam cara membongkar pertahanan lawan. Selain itu, tak bergantung satu nama saja untuk membobol gawang lawan.

 Selain dari segi opsi, Marcos merasa beberapa pemain impor juga berpeluang memperoleh gol perdana. Seperti Samuel Otusanya yang sudah beradaptasi dengan tim. Gustavo Henrique diyakini bisa langsung tune-in di laga perdana.

 Meski begitu, Marcos tidak memungkiri kalau lawan yang dihadapi juga cukup berbahaya. Menurutnya, tim yang mampu mencetak lebih dari tiga gol dalam laga awal menunjukkan punya konversi peluang yang tinggi. Karena itu, dia mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai pemain The Guardians.

 Dengan menjalankan skema dengan baik, Arema FC tidak hanya bisa meredam lini depan pemain asing Bhayangkara Presisi Lampung FC. Lebih jauh, juga memudahkan tim dalam menambah torehan gol. ”Saat tim, mampu meredam ketajaman pemain lawan (Allano, Jefferson, dan Milan) Kami yakin bisa mendapatkan kemenangan,” imbuhnya.

 Di tempat terpisah, Winger Arema FC Gabriel Silva menilai torehan gol yang diciptakan pemain asing Singo Edan tidak terjadi secara instan. Dia dan rekan-rekannya bekerja ekstra selama latihan untuk mengasah ketajaman. ”Agar dapat meraih (gol) itu lebih banyak, saya dan teman-teman harus tampil konsisten di setiap pertandingan,” imbuhnya. (zan/gp)

 

Editor : Galih R Prasetyo
pemain asing Singo Edan Arema FC Bhayangkara Presisi Lampung FC