Babak Grand Champions Bahlil Mini Soccer, Peserta Matangkan Strategi Hadapi Perubahan Format Turnamen 

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 13:45 WIB
HARUS JAGA KONDISI: Drawing Babak Grand Champions Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak di Kantor DPD Golkar Jatim, Jumat lalu (9/10). (Darmono)
HARUS JAGA KONDISI: Drawing Babak Grand Champions Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak di Kantor DPD Golkar Jatim, Jumat lalu (9/10). (Darmono)

KABUPATEN, RADAR MALANG - Babak Grand Champions Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak menghadirkan sejumlah perubahan regulasi. Salah satunya, format turnamen tidak lagi menggunakan sistem gugur. Para kontestan kejuaraan itu akan bersaing dalam sistem turnamen round robin.

 

Setiap sekolah yang lolos ke babak Grand Champions akan berlaga dua kali. Contohnya, tim dari Grup A SMAN 4 Pasuruan. Jawara Zona 9 Bahlil Mini Soccer itu akan melawan SMAN 3 Bojonegoro dan SMAN 1 Kauman Tulungangung.

Baca Juga: Smaneta Hadapi Juara Zona 4 dan 10 Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Babak Grand Champions

Dalam format tersebut setiap tim perlu kerja ekstra untuk lolos ke semifinal. Itu karena, perlu menang dua kali dan mencetak banyak gol untuk berada di peringkat satu dan dua. Penentuan posisi ditentukan perolehan poin. 

 

Saat perolehan poin sama, penentuan posisi klasemen akan ditentukan, pertama, dengan selisih gol. Saat masih sama, urutannya head to head, agresivitas gol, poin fair play, sampai gol tercepat.

 

Meski format turnamen berbeda dari fase sebelumnya, para peserta siap untuk bersaing. Salah satunya juara Zona 1 Malang Raya SMAN 1 Tumpang (Smaneta). 

 

Asisten Pelatih Tim Mini Soccer Smaneta Alby Irfansyah mengungkapkan, sistem round robin dengan skema two time play membuat rangkaian pertandingan berlangsung lebih cepat. Sebab, setiap tim hanya berlaga dua kali saat fase grup.

 

”Namun, kami juga perlu mengantisipasi banyaknya pertandingan dalam waktu satu hari,” ujarnya. Saat berhasil melaju ke final, Smaneta harus menang dalam empat pertandingan dalam sehari. Karena itu, akan memaksimalkan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran skuad. Harapannya, kondisi fisik dan kekuatan tim tetap terjaga sampai laga pemungkas. 

Baca Juga: Babak Grand Champions Bahlil Mini Soccer Gunakan Sistem Round Robin

Di tempat terpisah, salah satu pemain dari SMA 10 Muhammadiyah Fatan Airlangga mengungkapkan, sudah mengantisipasi sistem baru turnamen. Satu hal yang jadi perhatiannya dan tim, mengelola kebugaran pemain. ”Kami selalu mendapatkan latihan dengan intensitas tinggi agar stamina kami tetap terjaga selama mengikuti turnamen,” imbuhnya. 

Editor : Andika Satria Perdana
bahlil mini soccer grand champions Smaneta