KABUPATEN – Penampilan Arema FC selama bulan Ramadan belum konsisten. Singo Edan mempunyai sejumlah pekerjaan rumah sebelum pertandingan bulan April. Salah satu aspek yang akan jadi fokus perbaikan tim pelatih adalah aspek bertahan.
Marcos Santos melihat, tim mendapatkan hasil negatif di beberapa laga bulan Ramadan akibat kurang maksimalnya tim saat bertahan. Ada celah dan konsentrasi kendur yang berujung gawang tim kebobolan. Laga melawan Bali United di Stadion Kanjuruhan jadi satu yang paling disorot tim pelatih.
Dalam pertandingan itu, gawang Arema FC kemasukan empat gol. Jumlah itu melebihi jumlah gol yang bersarang ke gawang Singo Edan saat away ke Samarinda. Pada laga melawan Borneo FC, Singo Edan tumbang dengan skor 1-3.
Statistik itu tidak menyenangkan. Selain memengaruhi posisi tim di klasemen, sebelum laga itu sejatinya Arema FC dalam performa bagus. Mampu catatkan clean sheet dalam tiga laga beruntun dan unbeaten empat pertandingan.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, ada sejumlah faktor mengapa timnya saat ini belum maksimal dalam urusan bertahan. Salah satunya adalah pemain lini belakang dan penjaga gawang yang harus absen. Tidak adanya Adi Satryo dan Walisson Maia mengakibatkan tim pelatih harus mengubah strategi yang sudah berjalan baik.
”Kami harus melakukan penyesuaian pemain dalam beberapa laga terakhir, banyak pemain lain yang juga dalam kondisi kurang fit (meski bermain),” ungkap dia. Selain itu, manajemen melihat juga perlu ada perbaikan strategi saat bertahan. Taktik yang dijalankan Arema FC saat tanpa bola perlu diasah supaya mampu mengurangi potensi kebobolan.
Karena hal tersebut, pria yang akrab disapa Inal itu sudah berdiskusi dengan Pelatih Kepala Marcos Santos soal evaluasi yang harus dilakukan sebelum laga bulan April. Mereka sepakat, problem inkonsistensi harus diatasi sesegera mungkin. Khususnya, mengurangi potensi kebobolan pada menit-menit awal laga.
Meski tidak berjalan mudah, Inal percaya timnya bisa mengatasi permasalahan tersebut sebelum laga selanjutnya. Dirinya mencontohkan, permainan tim bisa lebih baik setelah catat inkonsisten performa pada awal putaran kedua. ”Kami optimistis bisa kembali meraih hasil positif dan mengatasi permasalahan tim,” tambah dia.
Di tempat terpisah, Gelandang Arema FC Julian Guevara tidak membantah sebagai pemain ada hal yang perlu dia tingkatkan dan tim. Salah satunya, memang terkait tantangan pada babak pertama laga. ”Kami harus terus bermain lebih baik untuk bisa bersaing ke papan atas,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho