Sekolahku SDN Bareng Dua ini berada di pinggir jalan. Sekolah yang tidak pernah sepi kendaraan, meskipun jalan hanya cukup dilewati dua motor saja. Banyak pedagang yang berlalu lalang tak membuat kami tertekan, semua berjalan sesuai ketentuan dan dengan penuh pengabdian. Sekolah sederhana terlihat mewah mempunyai empat belas ruang kelas yang berada di tengah kampung, SDN Bareng dua memiliki siswa yang tidak sedikit, 336 merupakan angka yang banyak untuk dibimbing oleh 18 pendidik yang berkompeten dan dibantu oleh 7 tenaga kependidikan yang handal. Kepala sekolah sebagai nahkoda pendidikan yang bertanggung jawab memiliki peran penting, mampu membawa kapal yang siap untuk mengarungi lautan cita cita.
Setiap pagi hampir tiga puluh menit, aku dan para pembimbing lainnya bergantian berdiri di depan ruangan yang bertuliskan “Ruang Guru”, guna membiasakan 3S Senyum, Sapa, Salam, sembari mendengarkan lagu Daerah dan lagu Nasional yang diputar lewat pengeras suara yang terhubung ke ruang ruang kelas, untuk menyambut mereka anak didik kami yang siap menerima hal baru setiap harinya. Wajah wajah ceria, tampil polos bersahaja tergambar siswa siswi kampung di tengah kota dan memiliki karakter yang berbeda, membuatku terus berusaha untuk memenuhi kebutuhannya,seperti ilmu dan bekal masa depannya. Pembiasaan ini dilakukan untuk membentuk karakter pendidik dan peserta didik khususnya.
“Terbentuknya peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, dan peduli lingkungan” adalah visi dari sekolahku, dan salah satu cita-cita kami adalah menumbuhkan karakter peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena pelajar yang berakhlak mampu melaksanakan ajaran agama dan kepercayaannya, serta pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari hari adalah salah satu nilai dasar yang perlu diterapkan secara moral dan spiritual. Dalam kesimpulan, "Sekolahku SDN Bareng Dua" merupakan ungkapan yang mencerminkan betapa sekolah memainkan peran penting dalam membentuk diri kita dan anak didik kita, tempat di mana kita belajar, tumbuh, dan mengembangkan diri. Sekolah mencerminkan nilai-nilai, minat, dan bakat kita. Oleh karena itu, kita harus menjadikan setiap hari di sekolah sebagai kesempatan untuk menjadi versi terbaik diri kita sendiri. Dengan demikian, kita dapat menghadapi masa depan dengan percaya diri dan bersemangat, karena sekolah adalah cermin dari siapa kita dan siapa yang kita hadapi.
Editor : Indra Andi