Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gelar Adiwiyata Mandiri, Tunjukkan Komitmen Menjaga Lingkungan

Indra Andi • Rabu, 3 Januari 2024 | 15:15 WIB
Photo
Photo

SMPN 2 Malang merupakan sekolah yang berada pada pusat perekonomian kota Malang. Sekolah yang dipimpin oleh Ibu Riatiningsih S.Pd., M.M tersebut memiliki komitmen dalam mewujudkan sekolah adiwiyata. Sekolah yang berada pada Jalan Prof. Moch Yamin No.60 tersebut telah mendapatkan predikat adiwiyata mandiri tahun 2020. Predikat tersebut membuat kami berfokus kepada kelestarian lingkungan. Sekolah yang dikenal dengan SATWIMABA tersebut memiliki program-program seperti peringatan hari ozon yang dilaksanakan tanggal 16 September. Peringatan tersebut dilaksanakan dengan menggelar lomba mading (majalah dinding) menggunakan barang bekas. Barang bekas yang digunakan untuk membuat karya didapatkan dari BASAMBA atau bank sampah satwimaba.

Peringatan hari ozon dilaksanakan untuk meningkatakan kepedulian siswa terhadap pengolahan limbah sebagai bahan daur ulang. Daur ulang yang dilakukan siswa siswi satwimaba berupa pembuatan pigura, hiasan mading dan mozaik dari barang bekas. Hal tersebut penting untuk dibiasakan sejak dini sebagai langkah untuk meningkatkan kreatifitas siswa. Siswa dalam program ini juga diajarkan untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya. Sampah daun dan sisa makanan akan dikelola di RUKOSA (Rumah Kompos Satwimaba) untuk diolah menjadi kompos. Sampah kardus dan kertas di kelola di BASAMBA untuk didaur ulang. Pengelolaan tersebut memudahkan siswa dalam mengelola limbah dengan baik.

Pelestarian lingkungan selanjutnya yang diterapkan di sekolah adalah penggunaan bahan ramah lingkungan untuk mengurangi sampah plastik. Siswa dibiasakan membawa botol minum/tumbler yang dapat diisi ulang di ASIMIKAMARI (Air Siap Minum, Kamar Mandi dan Biopori). Air siap minum yang disediakan sudah dilakukan pengecekan secara berkala dan bekerja sama dengan PDAM Kota Malang. Kantin SMPN 2 Malang juga telah bebas plastik dan menggunakan bahan tidak sekali pakai. Kantin menyediakan makanan sehat tanpa 5P (pewarna, pemanis, pengawet, perasa, pengenyal). Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kebiasaan hidup sehat kepada siswa siswi generasi Satwimaba.

            Pembiasaan hidup sehat juga dikenalkan lebih dekat kepada siswa siswi melalui MADUTOKEK (Taman Edukasi Toga dan Keanekaragaman Hayati). Pokja tersebut menjadikan bahan-bahan alami sebagai pembuatan produk untuk menjaga kesehatan diri. Tanaman yang ditanam meliputi jahe, kunyit, temulawak, tomat, terong dan berbagai tanaman lainnya. Toga tersebut juga menjadi sumber inspirasi penerapan profil pelajar pancasila tema gaya hidup berkelanjutan. Siswa diberikan pengalaman berupa menanam benih tanaman toga dan sayuran, membuat pupuk dari limbah kulit telur serta bawang dan membuat produk. Produk yang dibuat berupa makanan minuman sehat, jamu, nasi kuning, kue dan berbagai jenis lainnya. Hal tersebut memberikan pengalaman dan pembelajaran tentang wirausaha dan pengelolaan tanaman obat serta sayuran.

Editor : Indra Andi
#SMPN 2 Malang #ASIMIKAMARI #Rumah Kompos Satwimaba