Malang – Rabu sore (7/2), peserta didik SMKN 5 Malang berkesempatan menyambangi C.A Academy sebagai usaha peningkatan kesadaran literasi fisik. Kunjungan ini merupakan bentuk pengenalan ragam literasi yang lebih luas. Mereka bertandang dan berdialog dengan akademi yang mendorong anak usia dini untuk menyadari pentingnya aktivitas fisik. Dengan kunjungan ini, guru berharap agar peserta didik mengetahui bahwa literasi tidak terbatas pada ranah kognitif. Lebih jauh, pengenalan literasi fisik sangat penting menumbuhkan motivasi, kepercayaan diri, dan antusiasme aktivitas fisik bagi manusia.
Giat ini diprakarsai oleh Coach Ardhit. Saban rabu, Malang Creative Centre (MCC) menjadi tempat berlangsungnya akademi fisik tersebut. Ardhit menuturkan, “Literasi fisik sangat penting untuk membantu pengembangan keterampilan motorik dan fisik. Hal ini dikaitkan lebih luas dengan literasi fisik yang membantu motorik kasar, halus, fisik dan mental, interaksi sosial, serta gaya hidup aktif. Karena itu, dalam pendidikan, peran komunitas dan orang tua sangat penting dalam membantu tumbuhnya kesadaran literasi fisik”.
Aktivitas ini sangat baik untuk memperluas cakrawala pengetahuan peserta didik. Semula, banyak dari peserta didik hanya memahami istilah literasi dengan pengertian sempit. Padahal, literasi tidak terbatas pada kegiatan baca-tulis. Literasi fisik ini merupakan salah satu contoh baik memperluas pemahaman atas istilah tersebut.
Literasi fisik dapat dipahami sebagai rangkaian motivasi, kepercayaan diri, kompetensi fisik, dan pemahaman untuk bertanggung jawab terlibat dalam aktivitas fisik seumur hidup. Manusia tidak bisa terlepas dari aktivitas fisik sebagai bentuk nyata beraktivitas. Karena itu, literasi tersebut penting sebagai pondasi peningkatan kesadaran untuk mencintai tubuh mereka sendiri.
Dalam kunjungan tersebut, peserta didik berinteraksi langsung dengan anak-anak pegiat push bike (sepeda dorong). Tidak hanya itu, mereka juga berdialog dengan orang tua dan pelatih. Aktivitas ini menjadi titik tumpu yang baik dalam meningkatkan pemahaman bahwa peran orang tua, guru, peserta didik, dan komunitas sangat penting dalam sistem pendidikan yang baik.
Editor : Indra Andi