Hikmah dan pelajaran yang diberikan oleh Nabi Ibrahim dalam meneguhkan iman merupakan gambaran bahwa esensi salam menjalani kehidupan ini tidak lain adalah kalibrasi diri atas ujian demi ujian yang Allah berikan.
Peristiwa Nabi Ibrahim yang harus meninggalkan Bunda Siti Hajar dan anaknya Ismail yang masih bayi di tempat yang tidak ada kehidupan di situ merupakan ujian terberat.
Perintah Allah SWT untuk menyembelih Ismail anak kesayangannya yang telah ditinggal lama, juga merupakan ujian, ujian bagi Nabi Ibrahim, ujian bagi Ismail, ujian bagi Bunda Siti Hajar.
Idul Adha dan Ibadah Haji mengajarkan kepada kita tentang perjuangan, pengorbanan, keteguhan, kesetiaan dan kesabaran.
Sebagaimana yang Allah SWT Firmankan dalam Al-Quran surat Baqarah Ayat 155 ;
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ١٥٥
Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesabaran dan keberkahan... Amiin
H Puguh Wiji Pamungkas MM
Presiden Nusantara Gilang Gemilang
Editor : Aditya Novrian