Malang - Media pembelajaran sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu yang sering dimanfaatkan dan sangat digemari adalah media pembelajaran berbentuk aplikasi maupun website. Berangkat dari hal tersebut, maka siswa Integral Ar-Rohmah Malang mulai membuat prototype dan mengembangkan dalam pemograman media pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam untuk anak down syndrome. Berkat inovasi ini, ia juga sukses lolos finalis penelitian OPSI olimpiade penelitian siswa Indonesia yang dilaksanakan di Jakarta pada bulan September nanti.
Tirta, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa ide membuat aplikasi ini muncul saat dirinya membaca di salah satu jurnal down syndrome yang membahas media pembelajaran dan menyadari berbagai keterbatasan yang dialami oleh anak down sydrome. Utamanya dalam aspek belajar dalam membaca huruf hijaiyah Al-Qur’an. Maka dari itu, muncul ide untuk merancang media pembelajaran yang membantu mereka dalam meningkatkan proses belajar Al-Qur’an.
Ia bercerita, salah satu kesulitan yang ia temui dalam proyek ini adalah desain aplikasi serta pemilihan warna dan juga dalam tahap pemograman yang membutuhkan kerjasama dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang jurusan Informatika. Hal itu tak lepas dari peran penting warna untuk menarik perhatian anak-anak down syndrome. Sekaligus juga tools-tools yang mudah dioperasikan dalma aplikasi. “Anakanak down syndrome tentu akan tertarik dengan pemilihan warna yang tepat. Jika hanya diberi warna dasar, takutnya mereka tak tertarik dan langsung pergi begitu saja tanpa mencoba aplikasi ini,” katanya melanjutkan.
Editor : Indra Andi