Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

TikTok Menjadi Aplikasi yang Menyenangkan sekaligus Membahayakan Jika Digunakan Tanpa Kebijaksanaan

Aditya Novrian • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 02:00 WIB
Kekhawatiran Raymond Chins akan penggunaan TikTok oleh orang yang berpendidikan rendah (mudah digiring/manipulasi).
Kekhawatiran Raymond Chins akan penggunaan TikTok oleh orang yang berpendidikan rendah (mudah digiring/manipulasi).

Radar Malang - Menyoroti video dalam channel YouTube @RaymondChins yang berjudul "TikTok Sangat BERBAHAYA."

Terdapat banyak kecemasan dari Raymond, jika kita menggunakan aplikasi tersebut dengan tidak bijak dan memahami sesuatu yang diposting secara mentah.

Dilansir dari cuitan Raymond pada aplikasi X, "Baca komen2 ditiktok bisa bikin IQ berkurang 30 poin, darah tinggi, kolesterol, dan ubanan."

Akhir akhir ini Indonesia diketahui menjadi negara dengan pengguna TikTok terbanyak di dunia.

Tak hanya itu, Indonesia juga menempati negara dengan durasi penonton TikTok terlama didunia, hingga 2.495 menit per bulan.

Dilansir dari GoodStats, TikTok merupakan aplikasi yang memiliki rata rata konsumen dengan pendidikan yang paling rendah.

"Pas gua balik ke Twitter (X) yang notabene orang orang pinter semua, responnya itu lebih kritis, whichis saat mereka debate gua mereka debate dengan argumentasi, dan gw respect." ujar Raymond.

Raymond memahami bahwa orang yang kurang berpendidikan, akan sangat mudah tergiring opini atau dimanipulasi.

TikTok saat ini menjadi platform propaganda paling mudah dan murah untuk digunakan. 

Raymond menyampaikan bahwa ia sangat dekat dengan orang orang yang kerja di TikTok, bahkan ia mengakui kalo orang disana baik baik, sangat berkompeten, dan memiliki nilai nilai sendiri.

"Menurut gua bukan TikTok yang berbahaya sebagai pihak pertama, TikTok memang tidak melakukan, tapi mereka membiarkan." ucap Raymond.

TikTok tidak memiliki Content Moderation, dimana banyak sekali akun dengan followers nol sekalipun, tidak menutup kemungkinan videonya tetap dapat memiliki jumlah views yang sangat banyak.

Berbeda dengan aplikasi aplikasi lain yang harus seimbang, jika mau views banyak maka followers juga harus banyak. 

Account Moderation atau Content Moderation sangat berguna untuk menentukan kredibilitas dari seseorang.

Bukan cuma masalah konten nya seperti apa, tapi lebih ke akun dan nilai konten yang dimiliki juga harus bermutu.

Ketidaktersediaan sistem ini pun menjadikan TikTok sebagai sarang buzzer terbanyak dibandingkan aplikasi aplikasi yang lainnya.

Pada bagian penutup Raymond menyarankan agar IQ seseorang tidak minus, jangan terlalu sering buka Tiktok.

"Pastiin filter filter konten yang edukatif, jangan telan mentah mentah top comment, karena mereka ga kuat di account moderation tadi." (Dzulfiqar Arifuddin)

Editor : Aditya Novrian
#Edukasi #Bahaya tiktok #konten tidak pantas #Raymond Chins #tanggung jawab #Kota Malang #evaluasi