Oleh: Vondy Finalisa, Guru Toddler KB Charis National Academy
Charis National Academy merupakan salah satu sekolah Kristen yang ada di Kota Malang, tepatnya di Jalan Telaga Bodas No 1-3. Sekolah ini didirikan sejak tahun 2000 oleh Paul Richardson. Memiliki lebih dari 1.000 murid, lembaga pendidikan tersebut terdiri dari jenjang TK (Kindergarten), SD (Elementary), SMP (Junior High School) hingga SMA (Senior High School). Seluruhnya berada dalam satu lingkungan terpadu, sehingga proses pendidikan berlangsung secara berkesinambungan di bawah satu atap.
“Visi sekolah ini adalah membentuk pemimpin masa depan.” ujar direktur sekaligus pendiri sekolah, Paul Richardson. Tidak hanya terfokus pada bidang akademik, lembaga ini menyediakan pendidikan yang bersifat holistik, bahkan sejak jenjang TK. “Pendidikan pada tahap TK memberi ruang bagi pembentukan karakter dan pengembangan kemandirian. Siswa dapat berlatih untuk mampu mengenal dan mengelola emosinya, memiliki rasa percaya diri, serta belajar bertanggung jawab sesuai usianya,” jelas Kepala Sekolah TK, Carla.
Hal ini diwujudkan melalui program-program pendidikan yang dilaksanakan di sekolah. Salah satu yang menjadi ciri khas adalah Performance Day yang dilakukan setiap tahun di TK. Melalui kegiatan ini, siswa kelas Toddler- K2 (Kindergarten 2) mendapat kesempatan untuk tampil di depan orang tua mereka. Selama di kelas, anak-anak berlatih untuk berani menyampaikan pendapat, bereksplorasi, bekerja sama serta mencoba hal baru. Menjelang akhir tahun ajaran, para siswa menunjukkan hasil belajar mereka. Bisa berupa drama, presentasi, bermain alat musik, serta gerak dan lagu yang ditampilkan pada Performance Day.
Salah satu hal yang mendukung kegiatan belajar dan mengajar di lembaga ini adalah sinergi yang kuat antara guru dan orang tua. Ketika nilai-niai yang ditanamkan di sekolah juga dipraktikkan di rumah, anak-anak akan bertumbuh dalam lingkungan yang konsisten dan penuh dukungan. Orang tua bertanggung jawab mendampingi anak-anak dalam mengerjakan tugas di rumah. Misalnya saat anak-anak belajar tentang bertanggung jawab. Mereka akan belajar untuk merapikan tempat tidur atau mainan setelah menggunakannya. Orang tua dapat mendampingi buah hatinya untuk melakukannya secara mandiri. Dengan demikian pembelajaran tentang tanggung jawab tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga di rumah. Sekolah Charis juga memberikan kesempatan bagi orang tua untuk terlibat aktif dalam setiap kegiatan sekolah. Banyak orang tua yang bersedia mendukung program sekolah misalnya dengan menjadi narasumber atau membacakan cerita di kelas. Ketika guru dan orang tua berjalan seiring, anak-anak dipersiapkan bukan hanya untuk sukses di dunia, tetapi juga untuk menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan dan membawa dampak yang positif bagi lingkungannya.
Editor : A. Nugroho