Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Satu Calon Independen Ramaikan Bursa Pilwalkot Malang

Aditya Novrian • Rabu, 12 Juli 2023 | 21:25 WIB
MERAMAIKAN: Spanduk Heri Cahyono di Jalan Tlogomas yang mendeklarasikan diri maju dalam Pilwalkot Malang. (suharto/radar malang)
MERAMAIKAN: Spanduk Heri Cahyono di Jalan Tlogomas yang mendeklarasikan diri maju dalam Pilwalkot Malang. (suharto/radar malang)

MALANG KOTA - Bursa calon Wali Kota (cawalkot) Malang semakin panas. Sejumlah nama kini diisukan maju berebut kursi N1 pada pemilihan wali kota (pilwalkot) 2024 mendatang. Tak hanya diusung dari partai politik (parpol) saja, ada juga sebagian nama yang mendeklarasikan diri maju lewat jalur independen.

Salah satu nama yang santer diisukan masuk bursa cawalkot lewat jalur nonpartai adalah Heri Cahyono. Poster wajah dan nama pria yang akrab disapa Sam HC itu bahkan sudah berseliweran di jalanan dan media sosial (medsos) beberapa waktu terakhir.

”Memang benar saya akan maju untuk menjadi cawalkot, ini masih digodok,” kata dia, kemarin.

Majunya Sam HC menjadi calon pemimpin daerah sebenarnya tak hanya sekali. Pada 2020 lalu dia bersama Gunadi Handoko menjadi pasangan calon (paslon) dalam pemilihan bupati (pilbup) Malang. Namun mereka harus gagal karena hanya mendapat perolehan suara sebanyak 11,9 persen saja.

Meski dalam rekam jejak pernah gagal, dia sudah melupakan masa lalu. Kini dia memilih untuk fokus mencari satu orang menjadi pendamping calon wakil wali kota.

”Nanti yang menyusun tim manajemen Malang Jejeg, peta kekuatan ada di mereka,” ucap ayah tiga anak itu.

Di samping itu, dia juga menyiapkan sejumlah persiapan lain. Apalagi sebagai calon independen, dia harus memenuhi syarat memiliki dukungan minimal 7,5 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Malang. Artinya, Sam HC harus mendapat minimal 48 ribu dukungan dari 651 ribu DPT.

”Maka nanti kami atur, karena beberapa tahun sebelumnya cawalkot (pilkada 2013) dari jalur independen juga ada,” jelas dia.

Ramainya bursa cawalkot Malang jadi sorotan berbagai pihak. Apalagi jika berbicara nama yang akan maju lewat jalur independen. Anggota Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Sukma Hari menyatakan, pihaknya belum melakukan survei lebih lanjut soal potensi bakal calon kepala daerah dari kalangan independen.

”Karena kami belum melakukan mapping jadi masih susah untuk membandingkan," ucapnya.

Namun jika melihat beberapa pilkada sebelumnya, calon independen cukup sulit untuk meraih kemenangan. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan calon independen sulit memimpin sebuah daerah. Namun ke depan, menurut Sukma bisa saja ada kecenderungan calon independen banyak diminati pemilih. (mel/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Kota Malang #pilwalkot #Pemilu