Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Surat Suara Pemilu 2024 di Malang Terancam Kurang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 18 Desember 2023 | 22:00 WIB
Logistik KPU di Malang untuk Pemilu 2024 disimpan di sebuah gudang
Logistik KPU di Malang untuk Pemilu 2024 disimpan di sebuah gudang

Dampak Banyak Mahasiswa dari Luar Kota Malang

MALANG KOTA - Jumlah surat suara Pemilu 2024 di Kota Malang berpotensi tidak sebanding dengan pemilih. 

Itu karena adanya Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). 

Dengan puluhan kampus yang ada di Kota Malang, KPU memprediksi jumlah DPRb bisa mencapai 20 ribu DPTb orang. 

Padahal surat suara cadangan hanya sekitar 13 ribu. 

Komisioner KPU Kota Malang Nur Zaini Wika Utomo menjelaskan, sesuai aturan pada Pemilu 2024, jumlah surat suara cadangan dijatah 2 persen per Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Atau secara umum, kuota surat suara cadangan hanya 2 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

DPT Kota Malang tercatat 651. 758, sedangkan total TPS yakni 2.452. 

Zain menerangkan, ratarata jumlah DPT di tiap TPS adalah 300 orang. 

Artinya, surat suara cadangan hanya enam buah per TPS. 

”Kalau cadangan hanya enam surat suara pasti kurang. Kami imbau mahasiswa yang berada di sekitar Jatim bisa pulang. Kami nanti minta bantuan dari pihak kampus untuk sosialisasi,” jelasnya. 

Dia menjelaskan, jika mahasiswa luar daerah memaksa memilih di Kota Malang, mereka akan kehilangan setidaknya satu surat suara. 

Yakni untuk pemilihan DPRD Kota atau Kabupaten. 

Sebab, pemilih yang bukan warga Kota Malang tidak berhak memilih caleg DPRD Kota Malang.

”Kalau mahasiswa asal Kabupaten Malang hanya kehilangan satu suara. Tapi kalau dari luar Malang Raya, maka dia kehilangan hak memilih DPRD kabupaten/ kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI,” terangnya. 

Potensi kekurangan surat suara itu juga menjadi atensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Komisioner Bawaslu Kota Malang Mohammad Hasbi Ash Shidiqqy menyampaikan, pada Pemilu 2019 lalu sudah terjadi kekurangan 7 ribu surat suara. 

Dengan rincian, surat suara cadangan hanya tersedia 13 ribu, sedangkan pemilih tambahan ada 21 ribu. 

Sempat ada demo di wilayah Sumbersari karena beberapa mahasiswa tidak mendapatkan hak pilih. 

Berkaca dari hal tersebut, Kecamatan Lowokwaru perlu menjadi perhatian khusus terkait potensi DPTb. 

”Karena kampus mayoritas berada di Lowokwaru. Sehingga berpotensi banyak mahasiswa yang kehilangan hak pilih mereka,” tandasnya. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#surat suara pemilu 2024 #malang