Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hari Ini Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten, Besok di Kota Malang, KPU Ungkap Alasan Pengulangan Coblosan

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 23 Februari 2024 | 17:15 WIB
HITUNG ULANG: Rekap tingkat Kecamatan Kedungkandang diwarnai pemeriksaan kembali surat suara dari TPS 08 Kelurahan Madyopuro kemarin (22/2). Sebab terjadi selisih jumlah surat suara sah dengan total
HITUNG ULANG: Rekap tingkat Kecamatan Kedungkandang diwarnai pemeriksaan kembali surat suara dari TPS 08 Kelurahan Madyopuro kemarin (22/2). Sebab terjadi selisih jumlah surat suara sah dengan total

MALANG RAYA - Lima TPS di Kabupaten Malang dijadwalkan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2024 hari ini (23/2). 

Sedangkan tiga TPS di Kota Malang bakal melakukan hal yang sama pada Sabtu besok (24/2). 

Penyebab utama PSU itu sama, yakni adanya warga dari luar daerah yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), tapi ikut nyoblos di TPS tersebut. 

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang Muhammad Hazairin mengatakan, PSU itu direkomendasikan karena ada kesalahan dalam pelaksanaan pemungutan suara. 

Dia mencontohkan TPS 2 Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung. 

”Waktu itu ada warga Kutai Kartanegara jadi Daftar Pemilih Khusus (DPK). Seharusnya dia memilih di domisilinya,” kata Hazairin kemarin (22/2). 

Baca Juga: Kurang Surat Suara Warnai Coblosan Kota Malang, Calon Pemilih sempat Marah-Marah di TPS

Dia menjelaskan, kesalahan semacam itu ditemukan ketika proses rekapitulasi tingkat kecamatan pada 19-20 Februari 2024 lalu. 

Sesuai pasal 372 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, surat suaranya dianggap tidak sah dan harus dilakukan PSU. 

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Malang Marhaendra Pramudya Mahardika menyebutkan, PSU akan dilaksanakan di lima TPS. 

Jumlah pemilihnya mencapai 1.391 orang (masuk DPT). 

Rinciannya, TPS 2 Desa Senggreng dengan DPT 279 orang, TPS 4 Desa Senggreng dengan DPT 266 orang, dan TPS 16 Desa Senggreng dengan DPT 294 orang. 

Tiga TPS tersebut berada di Kecamatan Sumberpucung. 

Kemudian TPS 3 Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, dengan DPT 274 orang. 

Serta TPS 4 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, dengan DPT 278 orang. 

”PSU di setiap TPS berbeda-beda. Ada yang pemilihan presiden dan wakil presiden saja, ada juga yang mengulang seluruh surat suara,” ujarnya. 

Seluruh PSU itu akan dilaksanakan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun Pengawas TPS (PTPS) yang bertugas pada 14 Februari lalu. 

KPU Kabupaten Malang juga sudah meminta pengadaan logistik sesuai kebutuhan. 

”Sebagian sudah datang. Ada juga yang nanti malam baru datang dan segera kami distribusikan ke TPS,” ucap Dika. 

Sementara itu, tiga TPS di Kota Malang sudah bersiap melaksanakan PSU besok (24/2). 

Yaitu di TPS 14 dan 37 Kelurahan Mojolangu dan TPS 48 di Kelurahan Jatimulyo. 

PSU dilaksanakan lantaran pada coblosan 14 Februari lalu ada pemilih yang tidak terdaftar di DPT, DPTb dan DPK, tapi mendapatkan surat suara. 

Ketua KPU Kota Malang Aminah Asminingtyas mengatakan, total pemilih yang mencoblos ulang sebanyak 760 orang. 

Baca Juga: KPU Kota Malang Ancang-Ancang Pemungutan Suara Ulang di Empat TPS Lowokwaru

Rinciannya, 221 pemilih di TPS 48 Kelurahan Jatimulyo, 275 pemilih di TPS 14 Kelurahan Mojolangu, dan 264 pemilih TPS 37 Kelurahan Mojolangu. 

Coblosan ulang hanya dilakukan pada surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden saja. 

”PSU pilpres karena ada data yang tidak sinkron. Surat suara yang tercoblos lebih banyak dibanding jumlah pemilih,” terangnya. 

Aminah menjelaskan, selisih itu muncul karena ada beberapa kelompok mahasiswa yang ngotot menggunakan hak suara hanya bermodal KTP. 

Mereka tidak terdaftar di DPT, DPTb dan DPK. 

”Rata-rata kelebihan 20 orang yang mencoblos di tiap TPS. Kalau ditotal 84 orang,” sambungnya. 

KPU juga memastikan jumlah surat suara untuk PSU sudah aman. 

Pihaknya menyediakan 1.000 surat suara untuk 760 pemilih. 

Artinya masih ada sisa untuk mengantisipasi jika terjadi masalah. 

”Pemberitahuan diberikan hari ini (Kamis). Kemudian logistik akan dikirim ke TPS Jumat,” papar Aminah. (yun/adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Pemungutan Suara Ulang (PSU) #Pemilu 2024 #malang