Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PDIP Kota Malang Lirik Wahyu Hidayat dan Sutiaji

Fathoni Prakarsa Nanda • Sabtu, 22 Juni 2024 | 13:42 WIB

 

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengunjungi Vihara Dharmamitra Arama Jalan Soekarno Hatta
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengunjungi Vihara Dharmamitra Arama Jalan Soekarno Hatta

MALANG KOTA - Dua nama baru masuk radar PDIP Kota Malang sebagai bakal calon wali kota (bacawali) pada Pilkada 2024.

Keduanya bisa dibilang sangat berpengalaman di bidang pemerintahan.

Yakni mantan Wali Kota Malang Sutiaji dan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Sebelumnya, PDIP telah membuka pendaftaran untuk pihak eksternal.

Total ada 10 kandidat yang mendaftar.

Sedangkan dari internal ada lima orang.

Tampaknya nama-nama itu belum cukup.

Sehingga ada tambahan kandidat yang dijaring.

”Saat ini kami sudah mengantongi 25 kandidat. Sesuai arahan DPP, akan dilakukan survei untuk melihat elektabilitas masing-masing. Kemungkinan awal Juli," tutur Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Riandiana Kartika.

Sejak awal, lanjut dia, partainya memang mencari sosok berpengalaman dalam bidang pemerintahan.

Sutiaji dan Wahyu Hidayat dianggap memiliki kemampuan memimpin yang mumpuni.

Namun, pihaknya akan mengembalikan pilihan kepada masyarakat melalui hasil survei.

PDIP juga menjaring sejumlah nama figur populer lain dari luar partainya.

Di antaranya, Ketua DPC Gerindra Kota Malang Moreno Suprapto beserta sekretarisnya, Rimzah.

Kemudian ada empat tokoh PKS, yakni Asmualik, Rendra Masdrajad, Fuad Rahman, dan Dwi Hari Cahyono.

Mantan Rektor UB Prof Bisri dan Rekor Universitas Insan Budi Utomo Dr Nurcholis Sunuyeko juga masuk penjaringan.

”Kalau dari tokoh agama ada nama Gus Is (Ketua PCNU Kota Malang)," tambah pria yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Malang itu.

Secara teknis, Made menjelaskan bahwa survei akan dilakukan oleh tim independen yang resmi ditunjuk DPP PDI Perjuangan.

Survei itu akan memperlihatkan tingkat popularitas dan elektabilitas masing-masing sosok menjelang pilkada.

Hasilnya menjadi bahan pertimbangan DPP PDI Perjuangan untuk menentukan rekomendasi.

”Kemungkinan rekomendasi dari DPP bisa turun awal Agustus mendatang. Tapi bisa juga baru dikeluarkan pada hari terakhir pendaftaran calon kepala daerah ke," pungkasnya. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Sutiaji #pdip kota malang #wahyu hidayat