Muncul Sinyal Fuad Bakal Dipasangkan dengan Wahyu Hidayat, PKS Kota Malang Nilai Keduanya Punya Elektabilitas Tinggi

Aditya Novrian • Dipublikasikan Senin, 22 Juli 2024 | 19:10 WIB

 

Ahmad Fuad Rahman (Kanan), anggota DPRD Kota Malang yang masuk bursa bakal calon pasangan Wahyu Hidayat di Pilwali 2024
Ahmad Fuad Rahman (Kanan), anggota DPRD Kota Malang yang masuk bursa bakal calon pasangan Wahyu Hidayat di Pilwali 2024

MALANG KOTA - Nama Ahmad Fuad Rahman yang digosipkan sebagai calon pasangan Wahyu Hidayat, meramaikan bursa calon kepala daerah (cakada) Kota Malang mulai memanasi mesin.

Wahyu Hidayat memang jadi nama yang santer akan digandeng kan dengan Fuad dalam Pilwali Kota Malang 2024.

Apalagi pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Malang telah membahas duet Wahyu Hidayat-Ahmad Fuad Rahman dan mengirimnya ke pengurus dewan pimpinan pusat (DPP).

Nantinya, Wahyu akan menjadi bakal calon wali kota.

Sementara Fuad menjadi wakilnya.

Seperti diketahui, beberapa hari belakangan muncul poster pasangan Wahyu Hidayat dan Ahmad Fuad Rahman di media sosial Instagram.

Selain itu, ada juga Sofyan Edi Jarwoko dan Ahmad Fuad Rahman.

Tampaknya, PKS Kota Malang juga sedang melakukan tes ombak untuk menentukan pasangan calon (paslon) yang dikehendaki masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Ketua Pemenangan Pilkada PKS Kota Malang Trio Agus Purwono membenarkan pihaknya mengusulkan duet Wahyu Hidayat dan Ahmad Fuad di Pilkada bulan November mendatang.

Namun itu baru sebatas usulan, nantinya DPP yang memberikan rekomendasi paslon tersebut.

Trio menuturkan, ada beberapa pertimbangan PKS Kota Malang mengusulkan duet Wahyu dan Fuad.

Pertama, elektabilitas Wahyu saat ini cukup tinggi.

Itu bisa dibuktikan dengan hasil survei.

Kemudian, pengalamannya sebagai ASN di Pemkab Malang dan terakhir menjadi Pj Wali Kota Malang juga menjadi pertimbangan PKS.

”Komunikasi dengan Pak Wahyu sudah terjalin dengan baik. Harapannya usulan dari PKS Kota Malang bisa sejalan dengan DPP,” ujar pria yang juga merupakan anggota DPRD Kota Malang.

Namun di sisi lain, Trio menuturkan, politik merupakan suatu hal yang dinamis.

Sehingga, nantinya bisa saja usulan paslon PKS berubah.

Rencana duet Wahyu dan Fuad bisa berubah karena PKS juga sedang melakukan pendekatan dengan Nasional Demokrat (NasDem).

Diketahui, NasDem lebih condong mendukung Abah Anton.

Beberapa waktu lalu, Ahmad Fuad Rahman juga melakukan pertemuan dengan Abah Anton.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat telah mengajukan surat pengunduran diri.

Itu merupakan langkah untuk memuluskan dirinya maju pilkada.

Karena masih berstatus sebagai ASN, Wahyu belum menentukan kendaraan politiknya di pemilihan wali kota.

Santer dikabarkan Wahyu akan diusung Gerindra.

Selain Ahmad Fuad, Wahyu dikabarkan akan dipasangkan dengan Ali Muthohirin yang merupakan kader PSI.

”Setelah pengunduran diri disetujui mendagri, baru saya akan memikirkan partai mana. Wakil banyak bersebaran, tapi masih belum,” tutur Wahyu. (adk/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
Sumber : Radar Malang
ahmad fuad rahman wahyu hidayat Kota Malang cakada