Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Calon Walikota Malang dan Bupati di Pilkada 2024 Dapat Saran dari Dokter : Perbanyak Olahraga!

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 30 Agustus 2024 | 18:11 WIB
GEnERAl chEcK Up: para pasangan calon kepala daerah, 1) Abah Anton, 2) h M. Sanusi, 3) lathifah Shohib, 4) Wahyu hidayat, 5) Ali Muthohirin, 6) dimyati Ayatullah menjalani pemeriksaan di RSUd dr Saifu
GEnERAl chEcK Up: para pasangan calon kepala daerah, 1) Abah Anton, 2) h M. Sanusi, 3) lathifah Shohib, 4) Wahyu hidayat, 5) Ali Muthohirin, 6) dimyati Ayatullah menjalani pemeriksaan di RSUd dr Saifu

MALANG RAYA – Sebagian pasangan calon (paslon) Pilkada di Malang Raya mulai menjalani tes kesehatan kemarin (29/8).

Tiga paslon melakukan tes kesehatan di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA), sementara satu paslon di RSUD Karsa Husada.

Seluruhnya dinyatakan dalam kondisi baik.

Di RSSA, tiga paslon yang menjalani tes kesehatan datang secara terpisah.

Yang pertama tiba adalah Latifah Shohib.

 Kemudian disusul oleh Sanusi, Dimyati Ayatullah, Ali Muthohirin, Wahyu Hidayat, serta Moch Anton.

 Seluruhnya mengatakan sudah melakukan anjuran dokter sebelum pemeriksaan.

Baca Juga: Pertama Kali, Maba UM Jalani Tes Kesehatan sebelum Pengenalan Kehidupan Kampus

Seperti istirahat yang cukup dan berpuasa sejak pukul 22.00.

”Saya sudah istirahat sejak pukul 21.00,” ungkap Ali Muthohirin.

Selain istirahat yang cukup, para paslon juga menyesuaikan diri di tengah padatnya jadwal masing-masing.

”Kebetulan saya harus mempersiapkan diri untuk ke Jakarta karena ada kegiatan bersama Kemendagri. Kalau tidak memungkinkan, saya mengikuti psikotes dan wawancara pada hari Sabtu,” terang Wahyu Hidayat.

Setelah menjalani tes, tim dokter menyatakan bahwa paslon Wahyu-Ali dalam kondisi baik.

Tidak ada catatan komorbid atau penyakit penyerta.

Dokter juga memberi keduanya masukan untuk lebih banyak berolahraga dan menjaga kesehatan.

Catatan yang sama juga diterima Moch Anton.

Pria yang akrab disapa Abah Anton itu menjelaskan, dari tes yang sudah dijalankan, semuanya aman.

”Kami optimistis lolos tes kesehatan. Dokter juga tidak memberi saran khusus. Prinsipnya semua oke,” tegasnya.

Dimyati menambahkan, walaupun tidak ada saran khusus, mereka akan berupaya menjaga stamina.

Apalagi, tahapan Pilkada akan berjalan sampai November mendatang.

”Saya mendampingi sosok seperti Abah Anton yang peduli pada wong cilik. Setiap hari banyak yang ingin silaturahmi ke abah. Jadi harus selalu siap,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Klinik general check up (GCU) RSSA dr Muhayati Kusuma menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus sampai 2 September.

Baca Juga: Belum Ada Paslon Kandidat Deklarasi, Lobi-Lobi Koalisi Partai di Pilwali Kota Malang Paling Alot

Kemudian hasilnya diumumkan pada 3 September.

Pemeriksaan itu meliputi pemeriksaan jasmani hingga pemeriksaan penunjang lainnya. Total, ada 11 pemeriksaan yang akan dilakukan.

 ”Antara lain pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis penyakit dalam,” kata Muhayati.

 Di samping itu juga ada pemeriksaan THT, mata, gigi, mulut, neurologi, jantung, paru, laboratorium, radiologi, pap smear, dan pemeriksaan penunjang medis.

Untuk mendukung 11 pemeriksaan itu, RSSA menyediakan lima ruangan.

Sementara dari tenaga medis ada 40 orang yang dikerahkan dalam rangka memeriksa seluruh paslon yang berasal dari delapan daerah.

Berlangsung Cepat

Di Rumah Sakit Karsa Husada, Nurochman-Heli Suyanto menjadi satu-satunya paslon yang menjalani pemeriksaan kemarin.

 Jadwal itu diberikan sesuai permintaan mereka.

Proses general check up dilakukan mulai pukul 07.00-12.00.

Nurochman mengaku sengaja langsung melakukan general check up agar rangkaian proses pendaftarannya sebagai calon kepala daerah segera tuntas.

 Pria yang berstatus sebagai anggota DPRD Kota Batu terpilih periode 2024-2029 itu mengaku proses tes kesehatan berlangsung normal.

Bahkan, lebih cepat dari perkiraan yang diberikan dokter.

”Dokter sempat bilang kalau general check up kemungkinan akan berlangsung sampai sore. Ternyata bisa selesai pukul 12.00,” ujarnya.

Baca Juga: Semuanya Kandidat Memenuhi Syarat, Tiga Kader PDIP Diusulkan Jadi Calon Ketua DPRD Kabupaten Malang

Dia mengaku menjalani serangkaian pemeriksaan fisik mulai dari pengambilan urine dan sampel darah.

Kesehatan organ dalamnya juga diperiksa menggunakan magnetic resonance imaging (MRI).

Sehingga, kondisi kesehatan organ tubuh bisa dideteksi dengan baik menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio.

Selanjutnya, hari ini (30/8) Nurochman dan Heli Suyanto dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan.

Yakni pemeriksaan rohani.

Pemeriksaan tersebut akan memastikan kondisi psikologis paslon.

Nurochman menambahkan, jadwal pemeriksaan kesehatan yang dia pilih sudah disesuaikan dengan agenda yang akan dijalani setelah melakukan pendaftaran di KPU Kota Batu.

Misalnya, hari ini Nurochman juga akan mengikuti pelantikan DPRD Kota Batu periode 2024- 2029 yang digelar di gedung DPRD Kota Batu.

Karena itu, tes kesehatan rohani akan dilakukan mulai pukul 13.00 atau pasca pelantikan selesai.

 Di bagian lain, Ketua KPU Kota Batu Heru Joko Purwoto mengatakan seluruh paslon sudah mendapat jadwal general check up.

Diawali paslon Nurochman-Heli Suyanto yang melakukannya kemarin (29/8) dan hari ini (30/8).

Kemudian disusul Kris Dayanti-Kresna Dewanata Phrosakh pada 30-31 Agustus.

Sementara Firhando Gumelar - H Rudi pada 31 Agustus-1 September. (mel/ dre/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#paslon #calon walikota malang 2024 #Malang Raya #tes kesehatan #Calon Bupati Malang #pilkada #RSSA