Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

8.376 Petugas KPPS Kota Malang Bakal Ter-Cover BPJS

Aditya Novrian • Rabu, 25 September 2024 | 00:37 WIB
Photo
Photo

KPU Lakukan Pendaftaran Mulai 7 Oktober

MALANG KOTA - Kondisi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada Kota Malang bakal menjadi perhatian serius.

Sebab, berkaca pada gelaran Pemilu yang digelar Februari lalu, ada 11 petugas yang gugur.

Mereka gugur karena beberapa faktor.

Mulai dari sakit hingga kelelahan.

Tak mau kejadian terulang, KPU Kota Malang melakukan sejumlah cara.

Salah satunya dengan mendaftarkan petugas menjadi peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua KPU Kota Malang Muhammad Toyib menuturkan, proses pendaftaran menjadi peserta BPJS baru dimulai pada 7 Oktober sampai 1 November.

”Mereka akan mendapat perlindungan kesehatan, kecelakaan kerja, hingga jaminan kematian,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, petugas KPPS bisa lebih tenang ketika bertugas.

Ketika mereka merasa sakit, bisa langsung menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan untuk berobat.

Begitu juga dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Ketika ada kecelakaan saat bekerja, petugas KPPS bisa terjamin lagi.

Apalagi jika ada kasus petugas meninggal.

Keluarga yang ditinggalkan akan mendapatkan santunan.

”Nilainya bisa sampai Rp 42 miliar, tapi kami ingin angka petugas yang gugur bisa ditekan,” ujar Toyib.

Toyib bahkan sudah memetakan beberapa kerawanan dalam Pilkada mendatang.

Ada tiga hal yang menjadi perhatian utama.

Yakni perusakan alat peraga kampanye (APK), keamanan saat kampanye, dan ketidakpuasan atas hasil pemilihan.

Poin kedua dan terakhir menjadi atensi KPU karena akan melibatkan petugas KPPS.

Di tempat lain, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menyampaikan, saat pelaksanaan hingga setelah pilkada pihaknya meminta kesehatan KPPS diperhatikan secara serius.

Sebab, ini merupakan salah satu indikator kesuksesan pesta demokrasi tersebut.

Hal itu telah Iwan sampaikan kepada KPU ketika rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

”Jangan sampai ada masalah terkait kesehatan KPPS, karena mereka yang menyukseskan pilkada. Pertama tes kesehatan harus teliti dan kedua ter-cover BPJS,” tegasnya.

Untuk mempermudah skrining kesehatan, Iwan menerangkan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

Jika memungkinkan, tes kesehatan calon KPPS bisa digratiskan.

”Saya ingin gratis. Tapi nanti akan komunikasi dengan puskesmas dan dinkes,” imbuhnya.

Selain kesehatan penyelenggara pilkada, mantan Pj Bupati Lebak itu memberi perhatian kepada logistik.

Mulai dari pemilihan gudang penyimpanan dan proses distribusi.

”Karena saat ini musim hujan. Jadi gudang harus bebas bocor, kemudian saat pengiriman jangan sampai logistik rusak,” terang Iwan. (adk/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Bakal #Tercover BPJS #kpps #petugas