MALANG KOTA – Pemungutan suara pilwali Kota Malang tinggal menghitung hari.
KPU terus mengebut persiapan, salah satunya terkait logistik pilkada.
Untuk memastikan kesiapan logistik, Pemkot Malang melakukan peninjauan ke gudang logistik di Jalan Peltu Sujono Nomor 9A, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun kemarin.
Dari hasil peninjauan, kesiapan logistik sudah 95 persen.
Ketua KPU Kota Malang Muhammad Toyib mengatakan, seluruh logistik saat ini sudah didistribusikan ke gudang logistik.
Antara lain 2.386 kotak suara, 4.752 bilik pemungutan suara, 679.737 surat suara untuk pilwali, dan 677.737 surat suara untuk pilgub. Ada juga kebutuhan lain seperti tinta, alat tulis kantor, sampul kertas, kabel ties, hingga segel plastik.
Namun, ada beberapa logistik yang kemarin mengalami kerusakan.
Yakni berupa 1.400 surat suara dan enam bilik suara.
”Untuk surat suara kami masih menunggu ganti, sementara bilik suara sudah ada gantinya,” kata Toyyib.
Jika seluruh logistik sudah siap, KPU Kota Malang bekerja sama dengan pihak ketiga akan melakukan distribusi ke kecamatan.
”Nanti logistik sudah harus ada di TPS pada satu hari sebelum pelaksanaan,” imbuh Toyyib.
Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan mengapresiasi kinerja yang dilakukan KPU Kota Malang.
Terlebih lagi, pelipatan surat suara baik untuk pemilihan gubernur maupun wali kota sudah rampung dilaksanakan.
Dari hasil peninjauan yang dilakukan Iwan dan jajaran forkopimda, setelah dilipat surat suara akan dikelompokkan.
Satu bendel ada 20 suara.
Kemudian, surat suara diberi sampul dan dimasukkan ke dalam kotak suara untuk kemudian disegel.
”Mekanisme penataan surat suara juga diawasi langsung oleh para petugas. Kalau kurang, otomatis akan diberi surat suara tambahan,” terangnya. (mel/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana