Itu juga berlaku bagi siswa baru. Pagi tadi (14/7), SMAN Taruna Nala Malang menggelar upacara pembukaan masa karantina dan pengenalan sekolah di Lanal Malang.
Masa orientasi akan berlangsung selama 14 hari. "Prinsipnya, karantina ini 14," kata Kepala SMAN Taruna Nala Malang Hari Wahjono.
Sebelum dikarantina, siswa juga wajib mengikuti rapid test. Dari hasil rapid test, seluruh siswa baru dinyatakan nonreaktif. "Nanti setelah tujuh hari, rapid test lagi," kata dia.
Baru setelah itu, siswa bisa masuk asrama.
Penggunaan asrama pun tidak sama dengan masa sebelum pandemi. Kapasitas kamar akan dikurangi hingga 50 persen.
Bila sebelumnya, setiap ruangan bisa memuat 10 orang, kini hanya dibatasi 4-5 orang saja.
Siswa yang masuk asrama pun bertahap. Dari total 500 siswa, 200 di antaranya akan masuk asrama lebih dulu.
Hari mengatakan, pihaknya bisa kembali membuka asrama setelah mendapatkan lampu hijau dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Malang Sutiaji.
"Sekali lagi, sekolah berbasis asrama sudah boleh dibuka. Karena asrama pantauan pergerakan orang kan mudah sebagaimana di pesantren," tegas Sutiaji yang juga hadir dalam upacara pembukaan masa karantina.
Pewarta: Intan Refa
Editor: Indra M Editor : Mufarendra