Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Edukasi Covid-19 pada Anak, UB Ciptakan Video Unik Cerita Boneka

Editor : Hendarmono Al S. • Rabu, 2 September 2020 | 02:11 WIB
PESAN KESEHATAN: Video berisi tentang pesan kesehatan dikemas ringan melalui cerita boneka karya Tim Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UB. (Foto: Istimewa)
PESAN KESEHATAN: Video berisi tentang pesan kesehatan dikemas ringan melalui cerita boneka karya Tim Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UB. (Foto: Istimewa)
MALANG KOTA - Tim Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) menciptakan video literasi dalam bentuk unik dan menarik untuk menyampaikan edukasi Covid-19 kepada anak. Yaitu, membuat video cerita boneka tentang virus Covid-19.

Boneka dipilih karena menjadi salah satu hal yang sangat dekat dengan anak-anak. Video yang dibuat bekerja sama dengan akun Instagram @DigitalMamaID ini mengisi ruang yang belum disentuh untuk penanganan Covid-19. Yakni, menangkap dan mentransfer nilai positif pada anak-anak melalui media yang dekat dengan mereka, seperti storytelling cerita boneka.

“Boneka menjadi salah satu hal yang sangat dekat dengan anak. Dalam penyampaiannya, sesuai dengan konsep dasar karakteristik anak, cerita yang diangkat ialah cerita-cerita yang memang dekat dengan kehidupan anak sehari-hari,” ujar Fariza Yuniar Rakhmawati selaku Ketua Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UB.

Melalui visualisasi yang ceria, anak diberikan narasi saat merasa kangen dengan teman namun tidak boleh berdekatan karena protokol kesehatan penjagaan jarak. Anak-anak juga digambarkan disiplin menggunakan masker saat keluar rumah.

“Pesan kesehatan ini dikemas ringan melalui cerita boneka jadi bisa mudah dipahami anak-anak,” jelas Fariza.

Pewarta: Errica Vannie Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#cerita boneka #fisip ub #universitas brawijaya #RMOC #Jurusan Ilmu Komunikasi #edukasi Covid-19