Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Al Islam-Kemuhammadiyahan UMM, Prof Dr Syamsul Arifin MSi mengatakan, di UMM ada 2 program studi (Prodi) yang mendapatkan hibah. Yaitu Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Prodi Teknologi Pangan dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP). Kedua prodi itu secara bertahap dinyatakan lolos sebagai penerima Hibah Program MBKM 2020 pada 31 Agustus kemarin.
Dengan demikian, Syamsul melanjutkan, kedua program studi ini ke depan akan melakukan model pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Hal tersebut akan membuat perkuliahan menjadi sangat dinamis karena mahasiswa sudah tidak lagi terbatas ruang dan waktu untuk menggali ilmu pengetahuan terkait disiplin ilmu masing-masing,” ungkap Syamsul saat diwawancarai, Selasa (15/9).
Dalam program MBKM ini, Syamsul mengatakan, dua program studi yang menerima hibah menarget tema kegiatan berupa pertukaran pelajar, kewirausahaan, riset, dan magang. Pada program magang, mahasiswa bisa melakukan kegiatan magang dengan durasi yang lebih lama (mencapai 1-2 tahun) ke institusi pemerintah atau swasta serta institusi pendidikan ke luar negeri.
Terpisah, Wakil Rektor I Bidang Akademik ITN Dr F Yudi Limpraptono ST MT mengatakan, ada 9 prodi ITN Malang yang memperoleh dana hibah, masing-masing akan mendapatkan suntikan dana kisaran Rp 60 juta per prodi.
"Sembilan prodi yang mendapatkan dana hibah antara lain PWK (Perencanaan Wilayah dan Kota), Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Kimia, dan Teknik Mesin. Semuanya untuk program sarjana (S1), yang jurusan vokasi tidak termasuk,” terang Yudi.
Pewarta: Ericca Vannie Editor : Editor : Hendarmono Al S.