Kesehatan masyarakat menjadi perhatian dalam program UIN Mengabdi. Tim dosen UIN yang bertugas di Dusun Semanding, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, 30 Agustus lalu.
Perubahan pola hidup dampak adanya pandemi bisa berujung pada potensi hipertensi. Sebab, aktivitas masyarakat dibatasi. Mereka lebih banyak di rumah. Inilah bisa berdampak pada penurunan tingkat kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup. Ada kecenderungan suka mengkonsumsi kudapan, lebih banyak waktu dihabiskan di depan gadget, malas berolahraga. Ujung-ujungnya berat badan naik, penumpukan seladiposit, hiperglikemia dan hiperlipidemia. Ditambah potensi stres karena ekonomi menurun. Semua faktor tersebut dapat meningkatkan kejadian penyakit kardiovaskuler salah satunya hipertensi.
Nah, untuk mengantisipasinya, program UIN Mengabdi dari kelompok yang digawangi dr. Riskiyah, MMRS, dr. Ermin Rachmawati, M.Biomed serta Tarranita Kusumadewi, MT itu menggelar pelatihan mencegah hipertensi. Berlangsung di Balai Taman Posyandu Dusun Semanding, kegiatan ini fokus pada pengenalan penyakit hipertensi, edukasi gaya hidup sehat dan rumah sehat.
Pelatihan dengan mayoritas peserta ibu-ibu ini juga diisi dengan pemeriksaan tekanan darah yang benar, antropometri, pengukuran kadar kolesterol serta pengukuran tingkat kebugaran. Dilanjut dengan penyuluhan optimalisasi rumah sehat serta senam interval training Tabata selama 10-20 menit. Fungsi senam ini bisa menjaga kebugaran setara dengan jalan kaki selama 30-60 menit.
”Setelah mengikuti penyuluhan dan pelatihan, diharapkan ibu-ibu dapat memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup. Dan dapat disosialisasikan kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitarnya,” harap Riskiyah.
Ibu-ibu juga diajari pemeriksaan tekanan darah yang benar menggunakan tensi digital. Mulai cara menggunakan alat, memasang manset, memposisikan pasien dan membaca hasil dari tekanan darah pasien dengan benar. ”Kami juga membagikan tensi digital kepada masing-masing 5 perwakilan RT dari RW 1 Dusun Semanding dan juga 1 tensi digital untuk posyandu,” imbuh Riskiyah. Editor : Shuvia Rahma