Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kemenag Jatim Wacanakan Kurikulum Anti Terorisme di Madrasah

Editor : Hendarmono Al S. • Rabu, 7 Oktober 2020 | 22:25 WIB
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jatim M Syamsuri (kiri) dalam acara diskusi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Rayz UMM Hotel, Rabu (7/10).(Imam Nasrodin/Radar Malang)
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jatim M Syamsuri (kiri) dalam acara diskusi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Rayz UMM Hotel, Rabu (7/10).(Imam Nasrodin/Radar Malang)
MALANG KOTA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur (Jatim) bakal membuat kurikulum anti terorisme di madrasah. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jatim M Syamsuri usai memberikan sambutan dalam acara diskusi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Rayz UMM Hotel, Rabu (7/10).

Syamsuri mengatakan, prinsipnya nanti tidak akan memberatkan belajar siswa di sekolah. Teknisnya bisa disisipkan dalam semua mata pelajaran. ”Yang penting nggak membebani siswa. Nanti terintegrasi dengan pelajaran,” kata dia.

Dia menambahkan, program ini nanti juga tidak hanya tugas guru agama sekolah saja. Melainkan juga tugas semua guru di madrasah. ”Misalnya, guru matematika, harus bisa menyisipkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air serta pesan-pesan perdamaian dalam keberagaman,” imbuh dia.

Lebih lanjut, pihaknya selalu aktif dalam melakukan pengawasan dan pendampingan kepada guru dan sekolah. Sehingga, hingga saat ini tidak ditemukan madrasah yang terindikasi ke tindakan terorisme. ”Kami selalu adakan pembinaan ke madrasah dan siswa lewat upacara tiap hari Senin. Ini salah satu bentuk menanamkan cinta tanah air dan nasionalisme,” terangnya.

Dengan demikian, kata Syamsuri melanjutkan, siswa dan guru di madrasah tidak akan terbawa ke paham ekstrem. Dimana mereka malah bisa menyatukan keberagaman yang ada di Indonesia. ”Pemahaman moderat ke anak-anak ini penting agar mereka bisa di tengah-tengah dan bisa merangkul keberagaman,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#Kurikulum Anti Terorisme #Guru Agama #RMO #terorisme #madrasah #Im #BNPT #Kemenag Jatim