Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perkuat Imunitas Lansia, Buka Konsultasi Nutrisi Gratis

Shuvia Rahma • Jumat, 9 Oktober 2020 | 20:56 WIB
Tim dosen UIN memberikan materi tentang pengecekan gula darah pada kader kesehatan. (Meilina Ratna FOR RADAR MALANG)
Tim dosen UIN memberikan materi tentang pengecekan gula darah pada kader kesehatan. (Meilina Ratna FOR RADAR MALANG)


Pentingnya asupan nutrisi makanan menjadi perhatian tim dosen UIN dalam program UIN Mengabdi di Dusun Karang Mloko, Desa Dadaprejo, Junrejo, Kota Batu. Mereka membimbing warga, khususnya dari kalangan lanjut usia (lansia), untuk menjaga imunitas tangkal korona.


Photo
Photo
Program Qoryah Thoyyibah UIN Malang


Sejumlah kader kesehatan menyimak dengan saksama pelatihan penggunaan alat cek metabolisme tubuh awal September lalu. Pematerinya adalah tim dosen yang beranggotakan Meilina Ratna Dianti SKep NS MKep dan Angga Teguh Prastyo. Dalam pelatihan itu kader kesehatan diajari mengecek gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Para kader kesehatan ini disiapkan untuk meningkatkan kesehatan para lansia. Termasuk merawat darurat jika sewaktu-waktu ada yang membutuhkan. Karena para lansia ini yang paling rentan terserang virus Covid-19. ”Perhatian khusus pada kelompok rentan Covid-19 itu, salah satunya difokuskan kepada pelayanan para lansia,” kata Meilina Ratna Dianti SKep NS M Kep.


Dosen Jurusan Farmasi UIN Maliki Malang tersebut menjelaskan pentingnya mengecek kesehatan para lansia secara rutin. Karena mereka berpotensi terkena diabetes, kolesterol, dan asam urat. ”Maka sangat mendesak untuk diberikan pelatihan dan pendampingan secara berkala,” jelas dosen asli Malang ini.

Selain masalah kesehatan, program bertema Qaryah Thayyibah ini didesain melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang bersumber dari Alquran dan hadis.
Angga Teguh Prastyo menambahkan, peningkatan kesehatan pada lansia tidak hanya dari aspek jasmani, namun juga rohani. ”Dalam setiap kesempatan pelaksanaan program Qaryah Thayyibah, para lansia diajak bersama untuk berdoa dan berzikir bersama. Diharapkan apabila kesehatan lahir dan batin dijaga dan ditingkatkan terus akan terbentuk imunitas tubuh yang kuat dalam melawan Covid-19,” jelas dosen Jurusan FITK UIN Maliki Malang ini.
Doa, zikir, dan juga bacaan murottal Alquran ini merupakan terapi nonfarmakologi yang dapat mengurangi berbagai macam keluhan dan juga gangguan kesehatan para lansia, seperti menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Hal ini diperkuat dengan penelitian penelitian yang dikembangkan para dosen farmasi.

Sementara itu, Ketua Kader Kesehatan ”Cempaka” Dusun Karang Mloko, Dadaprejo, Junrejo, Batu, Rukayah sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan tersebut. ”Keberadaan kader kesehatan yang cukup banyak di Desa Karang Mloko ini memiliki peran strategis dalam mengedukasi dan menjaga kesehatan dan imunitas para lansia. Saya rasa ini harus terus dilaksanakan dan dikembangkan dalam skala yang lebih besar,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan optimalisasi peran kader kesehatan di Dusun Karang Mloko, Junrejo, Batu, ini dihadiri oleh hampir seluruh anggota kader Kesehatan Cempaka. Ini menjadi bukti militansi dan peran aktif kader di wilayah tersebut yang peduli dengan keberadaan para lansia di kampungnya. Kegiatan berlangsung interaktif dan gayeng. Sebab, dibuka layanan konsultasi gratis pola makan dan kandungan nutrisi di dalamnya bagi para lansia. (c1/abm)
Editor : Shuvia Rahma
#JPRM #uin mengabdi #UIN Malang