Wabah Covid-19 berdampak serius pada turunnya ekonomi warga Kotalama, Kedungkandang. Inilah yang membuat tim dosen UIN Malang tergerak mencarikan solusi. Lewat program UIN Mengabdi, warga didorong terus berkreasi.
Program UIN Mengabdi mulaI 14 September, jadi momentum curhat bagi warga warga RW 04 Kelurahan Kotalama. Mereka mengadu karena mayoritas kegiatan ekonomi berdagang sedang sepi. Daya beli masyarakat lesu. Tentu saja omzet mereka turun drastis. Dari curhatan dalam pertemuan bersama 25 warga dan kader PKK dari RT 1-13 itu, tim dosen kelompok IV yang beranggotakan Dr. Nur Asnawi dan Nina Dwi S itu, mengajak warga membuat rintisan Koperasi Simpan Pinjam berbasis syariah.
”Ini salah satu terobosan mempertahankan bahkan meningkatlan ekonomi keluarga,” tandas Nur Asnawi.
Konsep koperasi syariah ini sebagaimana disampaikan Nur Asnawi di depan 25 kader PKK RT 01 sd 13 RW 04 adalah memiliki tujuan untuk peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat umum.
Lebih lanjut dipaparkan, dengan pendirian koperasi syariah, anggota dapat membangun dan mengembangkan segala potensi yang ada. Tentu secara khusus serta untuk peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi.
Jika ingin keberlangsungan koperasi ini berlanjut terus, maka harus dikelola profesional. Nilai kejujuran semua anggota menjadi salah satu modal utamanya. Jika koperasi syariah ini dijalankan dengan benar, kesejahteraan anggota outomatically (otomatis) bisa meningkat. Jika dilihat dari sisi agama, lembaga ini bebas dari riba, tidak ada bunga, namun menggunakan sistem kemitraan.
Nah, untuk mengelola dengan baik, warga juga dibekali cara melakukan pencatatan hingga menyusun laporan keuangan. Ini agar manajemen keuangannya menjadi bagus dan tertib. Sehingga koperasi berbasis syariah nanti berjalan baik, transparan dan akuntable.
Pendampingan pada warga Kotalama itu berlangsung sejak 14 September lalu. Untuk mewuudkan berdirinya koperasi syariah ini, tim UIN akan terus melakukan pendampingan. Berdirinya koperasi syariah diyakini bisa berkembang dengan baik mengingat populasi masyarakat nya mayoritas muslim,” tandas Asnawi. Editor : Shuvia Rahma