Rektor Unikama Dr. Pieter Sahertian menyampaikan, surat pergantian nama dari Kemendikbud RI sudah turun sejak 10 Desember lalu. Namun, launching nama baru tersebut masih akan dilakukan besok (17/12).
"Acara launchingnya secara daring, karena masih pandemi," kata Pieter, Rabu (16/12).
Menurutnya, perubahan nama tersebut karena harus mematuhi AD/ART Yayasan PGRI pusat. Dimana intinya semua lembaga pendidikan di bawah naungan PGRI harus mencatumkan nama PGRI. Baik tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK maupun perguruan tinggi.
"Semua lembaga pendidikan di bawah PGRI harus mencantumkan nama. Ini alasan perubahan nama tadi," jelas dia.
Lebih lanjut, pihaknya berharap nama baru tersebut bisa menambah trust masyarakat. Sehingga, kampusnya makin dikenal dan menjadi pilihan masyarakat untuk studi.
"Harapan kami, nama baru ini bisa menambah trust dari masyarakat," jelas dia. Dia menambahkan, sebelum nama Unikama, kampusnya juga pernah bernama IKIP PGRI. Sehingga, perubahan nama tersebut dinilai tidak ada masalah. "Tapi proses perubahan administrasi seperti stempel dan kop surat dimulai Januari nanti," jelas dia.
Pewarta: Imam N Editor : Shuvia Rahma