Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ini Dia Tanaman Imut dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

Ahmad Yani • Sabtu, 6 Februari 2021 | 06:06 WIB
Gambaran tentang ukuran Wolffia dan bagaimana tumbuh dan berkembang. (source: sci-news)
Gambaran tentang ukuran Wolffia dan bagaimana tumbuh dan berkembang. (source: sci-news)
RADAR MALANG - Tim peneliti internasional telah menganalisis rancangan genom referensi Wolffia australiana, yang memiliki ukuran genom terkecil dalam genusnya.

Dilansir pada sci-news.com Jumat (5/1), penemuan ini akan membantu para ilmuwan memahami bagaimana tanaman membuat pertukaran antara pertumbuhan dan fungsi lainnya, seperti meletakkan akar dan melindungi diri dari hama.

Wolffia adalah genus yang ditemukan tumbuh di air tawar di setiap benua kecuali Antartika. Biasa disebut tepung air atau duckweed, Wolffia termasuk tanaman berbunga yang tumbuh paling cepat dan terkecil di bumi. Spesies Wolffia terlihat imut, seperti biji hijau kecil yang mengambang dengan setiap tanaman hanya seukuran kepala peniti.

Mereka tidak memiliki akar dan hanya satu struktur batang dan daun yang menyatu yang disebut pelepah. Mereka berkembangbiak mirip dengan ragi, ketika seorang anak menanam tunas dari induknya.

“Banyak kemajuan dalam sains yang telah dibuat berkat organisme yang sangat sederhana, seperti ragi, bakteri, dan cacing,” kata Profesor Todd Michael, seorang peneliti di Laboratorium Molekuler dan Biologi Seluler Tumbuhan di Salk Institute for Biological Studies.

Untuk memahami adaptasi apa yang dalam genom Wolffia yang menyebabkan pertumbuhannya cepat, Profesor Michael dan rekannya menumbuhkan tanaman Wolffia australiana di bawah siklus terang dan gelap, kemudian menganalisisnya untuk menentukan gen mana yang aktif pada waktu yang berbeda dalam sehari.

Anehnya, Wolffia hanya memiliki setengah dari jumlah gen yang diatur oleh siklus terang dan gelap dibandingkan tanaman lain. “Kami pikir inilah mengapa ia tumbuh begitu cepat. Ia tidak memiliki peraturan yang membatasi kapan ia bisa tumbuh,” imbuh Profesor Michael.

“Data tentang genom Wolffia australiana dapat memberikan wawasan penting tentang interaksi antara bagaimana tanaman mengembangkan rencana tubuh mereka dan bagaimana mereka tumbuh,” kata Profesor Joseph Ecker, seorang peneliti di Institut Medis Howard Hughes dan direktur Laboratorium Analisis Genomik Salk.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani
Editor : Ahmad Yani
#ilmu pengetahuan #tumbuhan terkecil #tumbuhan air #tumbuhan paling cepat tumbuh