“Saya siapkan gratis (bagi anak-anak dari awak kapal selam KRI Nanggala-402), kalau mau mondok dan sekolah di pondok saya (Ponpes Sabilurrosyad),” ujar KH Marzuki Mustamar.
Kyai Marzuki menjelaskan, anak-anak dari awak KRI Nanggala-402 bisa datang ke Pondok Pesantren Sabilurrosyad di Malang. Pondok pesantrennya seperti pondok salaf NU lainnya, namun ada pendidikan formal SMP dan SMA plus serta banyak pula santri yang kuliah.
Selain itu, PWNU Jatim juga menyiapkan paket beasiswa sekolah dan mondok ke beberapa pesantren dan sekolah NU di Jatim, lewat jaringan Asosiasi Pesantren (RMI) NU dan PW LP Ma’arif NU Jatim.
Menurut Kyai Marzuki, pengorbanan mereka perlu mendapat apresiasi dengan menyiapkan putra putrinya menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter Islam Ahlussunnah wal jamaah. ”Menjadi generasi Islam yang moderat yang siap bersama semua elemen bangsa membangun negeri ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PW LP Ma'arif NU Jawa Timur, Noor Shodiq Askandar SE MM menambahkan, pihaknya siap menindaklanjuti rencana PWNU Jatim tersebut. ”Silakan pilih sekolah di lingkungan LP Maarif NU Jatim dimanapun, Insyaallah kami akan fasilitasi pembiayaannya,” terangnya.
Pewarta: Biyan Mudzaky
Editor : Ahmad Yani