Sebelum menjadi YIPM yang tangguh seperti sekarang, sekolah anggota JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) Indonesia ini beberapa kali pindah rumah sewa. Kemudian, pada 2007 dibangunlah gedung permanen di Jalan Akordion Utara No 3 sebagai kampus 1, sedangkan di Jalan Atletik sebagai kampus 2. Selanjutnya, di 2013, PAUD dan SDIT menjadi sekolah inklusi. Disusul pada 2014 berdirilah SMPIT Insan Permata.
”Sebagai sekolah dengan dasar Islam yang kuat, YIPM menjamin putra-putri di bawah naungan YIPM memiliki karakter yang baik. Pasalnya setiap unit menerapkan pembiasaanpembiasaan agar siswa lulus dengan predikat karakter yang baik. Termasuk pendidikan agama yang kuat, seperti membaca Alquran dengan tartil hingga hafal juz 30,” terang Ketua Harian YIPM Ahmadi SSi.
Selain dasar agama yang kuat, setiap unit di bawah naungan YIPM juga menerapkan kurikulum pembentukan karakter kepemimpinan dan kebangsaan cinta tanah air. Salah satu wujudnya, dengan menyelenggarakan upacara bendera tiap hari Senin. Selain itu, ada juga peringatan Hari Besar Nasional. ”Kami juga memiliki program penggemblengan karakter kepemimpinan dan kedisiplinan. Yang kita wujudkan dalam bentuk baris berbaris, yakni bekerjasama dengan TNI-POLRI serta ada program camping untuk kelas 4 dan 5 di Pusdiklat Arhanud,” tambah Ahmadi.
Selain memiliki tiga unit utama, YIPM memiliki layanan lain seperti Unit Sahabat Quran (USQ), Talenta, dan Business Center Insan Permata (BCIP). Untuk USQ, layanan yang lebih fokus pada pendidikan Alquran. Jadi, unit ini bertanggung jawab dan memberikan dukungan kepada ketiga unit yang tujuannya untuk memberikan pelayanan pendidikan Alquran dengan baik dan tuntas.
Sementara Talenta lebih difokuskan untuk membantu peserta didik yang berkebutuhan khusus melalui pelayanan pendidikan inklusi. Layanan ini menyediakan guru pendamping kelas hingga kelas terapi sesuai kebutuhan. Sedangkan BCIP bertujuan untuk memberikan pelayanan dan kemudahan bagi keluarga Insan Permata (IP) pada khususnya. Tiga bidang usaha yang dimiliki BCIP seperti IP Mart (swalayan), IP Catering, dan IP Transport.
Setiap unit YIPM memiliki beragam keunggulan. Di PAUD IT misalnya lebih fokus pada tumbuh kembang anak dengan stimulasistimulasi. Sebab, pada dasarnya stimulasi di usia dini adalah yang terpenting, baik fisik motorik mulai dari cerdas gerak dan cerdas emosi. ”Misalnya stimulasi dilakukan dengan permainan. Pun pembiasaan islami juga diajarkan sejak dini, seperti masuk masjid mendahulukan kaki kanan dan mengawali makan dengan doa,” tambah Evrilia Irianti SSi, kepala PAUD IT Insan Permata.
Sementara itu, di SDIT, menurut Kepala Sekolah Fitria Hidayati SPd, semua kurikulum dilengkapi dengan islamisasi. Artinya, di semua mata pembelajaran ada unsur agamanya. ”Misalnya mapel matematika biasanya dicontohkan dengan jual beli. Kalau di sini bisa diumpamakan dengan jumlah saf salat atau jumlah rakaat,” terangnya.
Pun di SDIT juga menerapkan pembiasaan karakter yang baik, seperti adab mengantre ketika wudu. ”Di sini juga bina kelas setiap hari sebelum masuk kelas, yang berisi semua materi Islam dengan contoh sekitar. Misalnya cara membayar makanan di kantin atau hal lainnya. Ada juga mapel khusus yang membahas materi karakter sesuai dengan jenjangnya,” paparnya. H a l yang sama juga diterapkan di SMP IT, seperti Bina Kelas.
Namun menurut Kepala Sekolah Anang Triwahyudi SSi, di SMP permasalahannya lebih rumit. Seperti problematika sehari-hari anak remaja yang tidak dekat dengan orang tua atau kasus bullying. ”Temanya lebih rumit dibandingkan dengan siswa SD. Selain pembiasaan yang baik, kami juga punya program magang profesi, di mana anak-anak diajak untuk mengikuti kerja orang tua. Tujuannya agar bisa mengenal pekerjaan ortunya. Serta ada program adventure class, yakni setiap bulan tertentu ada agenda untuk berpetualang.
Berbagai program yang diterapkan di SMP ini dalam rangka mempersiapkan siswa berkarakter pemimpin yang tangguh dan berkarakter religius,” tutur Anang. Untuk diketahui, PAUD IT telah terakreditas A dan lisensi JSIT A. Pun dengan SDIT juga telah terakreditasi A. Sedangkan SMP IT yang baru dibuka 2014 lalu terakreditasi B. (def/bin/dik) Editor : Farik Fajarwati