Tim Qaryah Thayyibah yang melakukan pengabdian masyarakat di Dusun Krajan merupakan dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang terdiri dari Dr Hj Samsul Susilawati MPd, H. Triyo Supriyatno MAg PhD, dan mahasiswa atas nama Minha mahzuniyyah. Dusun tersebut sengaja dipilih karena memiliki potensi ekonomi UMKM berupa sentra shuttlecock cukup besar, namun pemasarannya hingga saat ini masih mengandalkan pemesanan langsung dari toko-toko olahraga.
“Sebagian besar dari para produsen UMKM shuttlecock ini belum mampu dan belum berkeinginan untuk memasarkan produknya melalui sosial media,” jelas Samsul Susilawati, salah satu tim Qaryah Thayyibah UIN Malang.
Kepada para pelaku UMKM Dusun Krajan, tim memberikan pengetahuan sekaligus pelatihan untuk memaksimalkan pemasaran melalui sosial media. Lini pemasaran ini dinilai memiliki biaya yang murah, mudah, dan jangkauan konsumen yang sangat luas karena tak terikat ruang dan waktu.
“Materi pelatihan yang diberikan adalah sosial media marketing, teknik pemasaran melalui sosial media, dan pembuatan desain melalui smartphone,” rinci Samsul.
Samsul menambahkan, melalui kegiatan pelatihan sosial media marketing UIN Mengabdi “Qaryah Thayyibah”, diharapkan bisa membantu UMKM mengembangkan perekonomian yang juga berdampak pada masyarakat sekitar.
Ia menyebut, dengan kecakapan media sosial yang baik, pengusaha dapat meningkatkan pemasaran dan mengetahui kebutuhan konsumen.
Penulis: Inifia/David Editor : Shuvia Rahma