Ketua Percasi Kota Malang Thathit Budi Sucahyo mengungkapkan, pencapaian ini merupakan hasil dari pembinaan klub catur di Kota Malang yang terus dijalankan. Sehingga memunculkan bibit-bibit pecatur yang andal. Ajeng merupakan atlet yang bergabung di bawah klub Gajahmada.
"Ini merupakan hasil dari pembinaan hampir 20 klub catur di Kota Malang yang masing-masing selalu memberikan kesempatan kepada atlet junior," ucap Budi.
Kompetisi yang rutin diadakan juga sebagai ajang memberikan jam terbang bagi para atlet. Sehingga para atlet terbiasa merasakan atmosfer kompetisi. "Bakat-bakat seperti Ajeng ini akhirnya bisa meraih prestasi berkat tempaan di liga dan klub," sambung Budi.
Lebih lanjut Budi menjelaskan, untuk menjaga performa para atletnya, Percasi Kota Malang mengarahkan mereka untuk mengikuti kejuaraan secara daring. Mulai dari tingkat nasional hingga internasional.
"Karena di masa pandemi ini kan event tatap muka masih dibatasi, sementara atlet mengikuti turnamen secara daring tiap harinya, sembari menunggu turnamen tatap muka. Rencananya Desember di Majalengka," tuturnya.
Ke depannya, secara pribadi Budi berharap Ajeng bisa meningkatkan prestasinya secara bertahap. Dimulai dari kejuaraan tingkat provinsi, seperti Porprov dan Kejurprov hingga tingkat nasional. "Nantinya harapan kami Ajeng bisa bertanding sampai tingkat PON atau kejuaraan Asia Tenggara," tutup Budi. (cj7/abm/rmc) Editor : Farik Fajarwati