“Nature Essentials” memberi efek relaksasi dibuat dengan menggunakan minyak atsiri lokal Indonesia yakni minyak serai wangi (citronella oil) dan minyak kenanga (cananga oil). Kelebihan dari “Nature Essentials” selain aman bagi anak-anak hingga dewasa juga menjadi salah satu massage oil yang hipoalergenik dan memberikan efek relaksasi bagi penggunanya.
Penelitian Hibah Guru Besar dan Doktor ini dilakukan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut dari tahun 2019 hingga tahun 2021. Pada penelitian tahun pertama berhasil diketahui kadar, komposisi dan jenis minyak atsiri lokal Indonesia atau senyawa fraksinya yang dapat digunakan sebagai aromaterapi pada massage oil yang mempunyai sifat hipoalergenik serta telah dilakukan prosedur tes alergi untuk menentukan keamanan produk, menganalisa berbagai minyak atsiri lokal Indonesia atau senyawa fraksinya yang dapat dipakai sebagai pemberi aroma yang tidak memberikan efek alergi pada tubuh dengan konsentrasi tertentu. Dan pada penelitian tahun kedua berhasil didapatkan formula massage oil yang memiliki sifat hipoalergenik serta mampu menghasilkan efek relaksasi.
Sedangkan pada penelitian tahun ketiga yaitu tahun 2021, dengan bantuan tim mahasiswa yang terdiri dari Safira Kanza, Anne Dian Pavita Zari dan Lusia Emiliana Wahyuningtyas dilakukan komersialisasi produk massage oil yang memiliki sifat hipo-alergenik serta mampu menghasilkan efek relaksasi berbasis atsiri lokal Indonesia untuk melihat respon dan antusiasme masyarakat terhadap massage oil lokal ini.
Potensi komersial produk massage oil “Nature Essentials” dilakukan dengan uji coba produk massage oil yang dikemas dalam desain menarik di area publik melalui uji tester produk dan kuesioner untuk mengetahui penerimaan masyarakat umum. Uji komersialisasi produk dilaksanakan di Malang Town Square (Matos) pada 29 - 31 Oktober 2021 dan di beberapa kelurahan dan lokasi padat penduduk di daerah Kota Malang.
Tim berharap bahwa produk ini dapat layak untuk dikomersialisasikan dan juga mendapatkan antusiasme yang positif dari masyarakat sehingga masyarakat dapat lebih bangga dan banyak menggunakan produk lokal serta dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan kerjasama sektor pendidikan dan UMKM. Editor : Didik Harianto